Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pendapatan Restribusi IMB di Badung Menurun, Per September Terealisasi Rp 9,8 M dari Target 35 M

Pendapatan untuk restibusi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di kabupaten Badung semakin menurun.

Tayang:
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kepala DPMPTSP Badung I Made Agus Hariawan saat menerima Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Badung, Senin (30/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA  –  Pendapatan untuk restibusi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di kabupaten Badung semakin menurun.

Hal itu pun dapat dilihat dari turunnya jumlah IMB khususnya untuk akomodasi wisata yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung.

Bahkan di tahun 2019 ini untuk IMB baru diterbitkan 46 dari tiga jenis usaha yakni hotel/kondotel, restoran dan Pondok wisata.

Hal itu dibeberkan  Kepala DPMPTSP Badung I Made Agus Hariawan saat menerima Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Badung, Senin (30/9/2019). 

Sebagai perbandingan, untuk IMB Hotel/Kondotel tahun 2017  terbit 21 buah, tahun 2018 sebanyak 11 buah dan hingga Juni 2019 hanya terbit 4  buah.

Terlihat Sederhana tapi 8 Hal Ini Ampuh Memperkuat Hubunganmu dengan Pasangan

Amor Ring Acintya, Sempat Stabil, Bayi Kembar Parasit Asal Buleleng Meninggal Dunia

Begitu juga untuk IMB restoran tahun 2017 terbit 15 buah, tahun 2018 terbit 29 buah dan hingga Juni 2019 baru terbit 12 buah.

IMB Pondok wisata  tahun 2017 terbit sebanyak 95 buah, tahun 2018 terbit sebanyak 76 buah, dan hingga Juni 2019 baru terbit 29 buah.

“Kalau ditotal tahun 2017  terbit 131 buah, tahun 2018 sebanyak 116  buah dan hingga Juni 2019 hanya terbit 45  buah dari tiga jenis usaha tersebut,” kata Agus Hariawan

Jumlah penerbitan IMB, secara otomatis akan berpengaruh pada penurunan pendapatan dari restribusi.

Restribusi IMB yang ditargetkan Rp 35 miliar, hingga September 2019 baru terealisasi Rp 9,8 miliar lebih atau baru mencapai 28%.  

Ia pun mengakui bahwa ada penurunan jumlah permohonan dan penertiban IMB.

Jelang Pelantikan Anggota DPR RI, Mulan Jameela Ngaku Banyak Tanya ke Senior

Dikabarkan Sriwijaya Air akan Hentikan Operasional, Kemenhub: Sadar Diri Tak Mampu Berhenti Sendiri

Akan tetapi, Agus mengatakan jumlah penerbitan perizinan bukanlah menjadi sebuah target. Namun lebih pada fungsi pengendalian.

Dia juga sepakat penurunan permohonan dan penerbitan IMB menjadi salah satu indikasi lesunya minat pengusaha berinvestasi di Badung.

“Secara global memang ekonomi sedang menurun, investasi juga mengalami penurunan. Itu tidak bisa kita hindari,”katanya.

Disinggung mengenai target apakah cukup besar? Pihaknya mengatakan semua itu tidak bisa ditargetkan. Pasalnya DPMPTSP tidak bisa memaksa masyarakat  untuk membangun.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved