OPD Diarahkan Tidak Kaku Sikapi Regulasi, Suwirta Terima Kunjungan Inspektorat Provinsi Bali

Di hadapan tim Pemerikasaan Reguler Inspektorat Provinsi Bali, Bupati Suwirta mewanti-wanti jajarannya untuk tidak kaku menyikapi regulasi

OPD Diarahkan Tidak Kaku Sikapi Regulasi, Suwirta Terima Kunjungan Inspektorat Provinsi Bali
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima kedatangan Tim Pemerikasaan Reguler Inspektorat Provinsi Bali di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Rabu (2/10/2019). OPD Diarahkan Tidak Kaku Sikapi Regulasi, Suwirta Terima Kunjungan Inspektorat Provinsi Bali 

OPD Diarahkan Tidak Kaku Sikapi Regulasi, Suwirta Terima Kunjungan Inspektorat Provinsi Bali

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Pemkab Klungkung kedatangan Tim Pemerikasaan Reguler Inspektorat Provinsi Bali di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Klungkung, Bali, Rabu (2/10/2019).

Di hadapan tim yang dipimpin Kepala Inspektorat Provinsi Bali Wayan Sugiada ini, Bupati Suwirta mewanti-wanti jajarannya untuk tidak kaku menyikapi regulasi.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjelaskan, berbagai regulasi yang telah dibuat oleh pemprov dan pemkab, sudah dibuat dengan komitmen yang baik.

Namun dalam pelaksanaannya seluruh OPD supaya tidak terlalu kaku dalam menyikapi regulasi.

Hal ini sering dihadapi OPD (organisasi perangkat daerah) yang saling bantah karena regulasi, sehingga ujung-ujungnya OPD tidak berani melangkah dan penuh keraguan dalam bekerja.

"Semua regulasi hendaknya dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Namun dalam pelaksanaannya, seluruh OPD supaya tidak terlalu kaku menyikapi regulasi," ujar Suwirta kepada jajaranya.

Dalam kesempatan itu, Suwirta juga menyinggung perihal pendapatan daerah.

Menurutnya, banyak potensi pendapatan baru di Kepulauan Nusa Penida, dan ia meminta Inspektorat Daerah terus melakukan pemantauan.

Suwirta pun mengakui selama ini masih terjadi kebocoran terhadap potensi pendapatan dari retribusi di Nusa Penida, mengingat banyaknya pintu masuk ke Kepulauan Nusa Penida.

"Semoga dengan beroperasinya Pelabuhan Segitiga Emas nantinya, maka kebocoran retribusi dapat ditutup. Tujuannya tentu peningkatan PAD Klungkung," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Inspektorat Provinsi Bali Wayan Sugiada melaporkan, timnya akan melakukan pemeriksanaan selama 20 hari mulai tanggal 2 - 29 Oktober 2019.

Kehadiran timnya di Pemkab Klungkung guna melakukan pemeriksaan dan pengawasan, serta pencegahan pada beberapa OPD sampling.

Pemeriksaan mencakup empat aspek di antaranya aspek keuangan, kebijakan daerah, kepegawaian dan barang daerah.

(*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved