BREAKING NEWS! Terjadi Perampokan di Jalan Drupadi Denpasar, Bayu: Korban Terlempar dari Lantai 2

Aksi perampokan dilaporkan telah terjadi di jalan Drupadi IV, Denpasar, sekitar pukul 15.00 Wita, Jumat (4/10/2019).

BREAKING NEWS! Terjadi Perampokan di Jalan Drupadi Denpasar, Bayu: Korban Terlempar dari Lantai 2
Tribun Bali/Rino Gale
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara aksi perampokan di jalan Drupadi IV Denpasar, sekitar pukul 15.00 Wita, Jumat (4/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Aksi perampokan dilaporkan telah terjadi di jalan Drupadi IV, Denpasar, sekitar pukul 15.00 Wita, Jumat (4/10/2019).

Menurut keterangan saksi kejadian, Bayu mengatakan aksi tersebut sekitar pukul 15.00 Wita.

Saat itu saksi diberitahu oleh pembantu rumah yang disatroni oleh perampok, bahwa ada dua orang yang terlempar dan jatuh di pekarangan rumah.

"Saya diberitahu sama pembantu saya kalau ada dua orang yang terjatuh di halaman rumah saya dan ternyata tetangga sebelah saya. Saat saya keluar ada satu mobil putih yang berada di depan rumah korban. Kemudian saya lari menghampiri mobil tersebut karena mau lari," ujarnya. 

"Yang saya ingat itu mobil putih dan ada kisaran empat sampai lima orang di dalam mobil. Terus saya teriak dan mencoba menghentikan mobil itu tapi sudah gak bisa," ujarnya.

Ia juga berharap agar perampok tersebut bisa ditangkap oleh pihak kepolisian.

"Nanti akan dicek, karena di rumah depan saya ada cctv dan nantinya akan dilihat," ujarnya.

Saat mendatangi TKP di mana dua korban terjatuh, terdapat satu samurai dan dua buah HP.

Diketahui dua korban yang terjatuh yakni seorang ibu dan anak laki-lakinya.

"Yang jatuh itu tetangga saya yakni ibu dan anak lakinya. Saya sempat nanya kepada meraka, namun mereka belum sadar dan syok. Tadi sudah saya antar ke RS Sanglah," imbuhnya.

Sementara itu saksi kedua, Wayan Murdika mengatakan, saat itu terdengar teriakan "rampok-rampok".

Saksi pun keluar namun rampok sudah melarikan diri.

"Denger suara itu, saya keluar dan melihat mobil putih sudah melarikan diri.

Kemudian saya dan warga melihat kondisi di dalam rumah sudah berantakan semua. Setelah itu saya membantu mengevakuasi kedua korban," ujarnya.

Saat ini pihak kepolisian masih mengolah TKP dan masih menunggu konfirmasi. (*) 

Penulis: Rino Gale
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved