Persebaya U-20 Tembus Final Liga 1 U-20, Kini Menanti Lawan
Persebaya Surabaya U-20 melaju ke babak final setelah menang atas PSIS Semarang U-20, dengan skor 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar,
Penulis: Marianus Seran | Editor: Rizki Laelani
Persebaya U-20 Tembus Final Liga 1 U-20, Kini Menanti Lawan
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Persebaya Surabaya U-20 melaju ke babak final setelah menang atas PSIS Semarang U-20, dengan skor 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Rabu (9/10.2019).
Pelatih Persebaya, Uston Nawawi, tegas menyatakan siap tampil di final menghadapi Barito Putera atau Bhayangkara FC.
Hingga berita ini diturunkan sementara berlangsung pertandingan babak semifinal kedua Bhayangkara FC U-20 vs Barito Putera U-20.
Tiga gol Persebaya berhasil dicetak Dwiki Mardiyantopada menit ke-18, penalti ulfikar Akhmad Medianar Arifin pada menit ke-52, danKresna Fajar Bayu Okoca pada menit ke-90+4.
PSIS Semarang mendapat satu gol "gratis" dari hasil bunuh diri Rifqi Arya Wardana menit ke-35.
Banyak peluang Persebaya tercipta dalam laga ini. Namun tak semua di konversi menjadi gol.
“Kami banyak buang peluang. Sebenarnya sudah sampaikan di ruang ganti,siapapun yang mencetak gol, itulah untuk kemenangan tim, "kata pelatih Persebaya U 20 Uston Nawawi.
Dia mengatakan, terkait gol lawan sebenarnya sudah mengantisipasi namun akhirnya terjadi salah komunikasi.
Terkait laga final, yang akan digelar 12 Oktober 2019 di Stadion Dipta Gianyar, dia masih melihat perkembangan cedera satu pemainnya, Koko Ari Araya.
“Kami akan melihat situasi lebih lanjut setelah laga hari ini. Untuk pemain yang mendapat kartu, tidak ada masalah,” tegasnya.
Pelatih PSISSemarang M. Ridwan mengakui skuadnya sudah berusaha maksimal. Namun, masih tetap tumbang.
'Pressur atau tekanan yang kami lakukan berjalan dengan baik. Tetapi ada situasi dimana ada kesalahan yang dilakukan. Kami mendapat foul dan kami kena penalti,” jelasnya.
Untuk evaluasi, dia berusaha merebut peringkat ketiga dan siap hadapi siapa lawan antara Bhayangkara FC atau Barito Putera FC.
"Yang jelas, lini belakang yang perlu di evaluasi .Ketika high pressure, konsekuensinya adalah pertahanan yang mulai menurun dan jarak pemain semakin lebar. Ini salah satu pelajaran bagi kami. Masih ada satu pertandingan lagi yang harus kami upayakan maksimal, ” tutupnya. (*)
• Ini Nama Sejumlah Pejabat Nasional yang Akan Hadiri Upaca Ngaben Mendiang Onik Linggih
• Pasukan Hijau Diupah 10.806/Jam, Ini Klarifikasi DLHK Denpasar Lantaran di Bawah UMR
• Nick Kuipers ke Bali untuk Ulang Tahun, Manajemen Persib Justru Beri Keterangan Begini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dua-pemain-muda-persebaya-dan-psis-semarang.jpg)