Datang ke Rumah Ni Luh Sukerasih Bareng Istri Baru, WNA Denmark Tendang Pelinggih Hingga Roboh

Datang ke Rumah Ni Luh Sukerasih Bareng Istri Baru, WNA Denmark Tendang Pelinggih Hingga Roboh

Datang ke Rumah Ni Luh Sukerasih Bareng Istri Baru, WNA Denmark Tendang Pelinggih Hingga Roboh
DOK PRIBADI
Datang ke Rumah Ni Luh Sukerasih Bareng Istri Baru, WNA Denmark Tendang Pelinggih Hingga Roboh 

Mengingat posisi Sukerasih saat itu cukup jauh dari rumahnya, ia pun meminta kepada sang tetangga untuk merekam seluruh tindakan yang dilakukan oleh LC.

Dari video berdurasi 36 detik itu, terlihat jika LC merusak pelinggih penunggun karang yang ada di rumah mantan istrinya itu, dengan cara menendangnya menggunakan kaki kanan, berkali-kali hingga roboh.

Perusakan ini juga disaksikan oleh salah seorang wanita, yang diduga merupakan istri baru LC, bernisial R.

Seusai merusak pelinggih penunggun karang, LC bersama istrinya pun bergegas meninggalkan rumah tersebut.

"Divideo yang terlihat kan hanya saat dia sedang merusak pelinggih penunggun karang. Namun sejatinya, pelinggih ganesha saya juga dirusak. Daksina dan wastra yang ada di pelinggih penunggun karang dilempar ke kolam. Memang saat kejadian rumah dalam keadaan sepi," ucap Sukerasih didampingi kuasa hukumnya, Nengah Sukardika.

Tak terima dengan kejadian ini, Sukerasih pun langsung melaporkan kasus ini ke Mapolres Buleleng, pada Selasa (15/10/2019) sekira pukul 17.00 wita.

Atas laporan itu, pada Rabu pagi, polisi kata Sukerasih langsung melakukan olah TKP.

Namun seusai melakukan olah TKP itu, pada sore hari, Sukerasih mendapatkan jika pelinggih miliknya sudah dalam kondisi baik.

"Saya tanya lagi ke tetangga, katanya pelinggih itu diperbaiki oleh mantan suami saya sendiri. Dia bawa tukang ke rumah untuk memperbaiki pelinggih-pelinggih itu. Kendati sudah diperbaiki, namun kan masih ada prosesi upacara lagi. Walaupun nanti misalnya dia akan menanggung biaya upacaranya, saya akan tetap melanjutkan kasus ini ke polisi. Saya sebagai umat Hindu tidak terima tempat ibadah saya dirusak," tegasnya.

Rencananya, sebut Sukerasih, kasus perusakan ini juga akan didiskusikan bersama tokoh Desa Kalibukbuk, Jumat (18/10/2019).

Halaman
123
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved