Tahwan Diminta Tunggu Pembeli dari Denpasar, Polisi Gagalkan Penyelundupan 13 Penyu Hijau

Sebanyak 13 ekor penyu hijau berhasil diselamatkan dari upaya penyelundupan.

Tahwan Diminta Tunggu Pembeli dari Denpasar, Polisi Gagalkan Penyelundupan 13 Penyu Hijau
Tribun Bali/Made Ardhiangga
Polisi menunjukkan 13 penyu hijau yang hendak diselundupkan, Jumat (18/10/2019). Satwa dilindungi ini rencananya akan dijual ke wilayah Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Sebanyak 13 ekor penyu hijau berhasil diselamatkan dari upaya penyelundupan.

Polisi menemukan penyu tersebut di rumah Tahwan (49), warga Banjar Klatakan Kecamatan Melaya, Jembrana.

Kepada polisi, Tahwan mengaku hanya menampung saja. Ia mendapatkan titipan dari seorang bernama Sangkal asal Madura.

Tahwan mengaku baru mengenal Sangkal. Mereka bertemu di Pantai Klatakan, Kecamatan Melaya.

Tahwan menyanggupi menampung sementara penyu tersebut. Ia mengaku hanya mendapat upah Rp 100 ribu untuk merawat 13 penyu tersebut.

"Sampai di pantai diturunkan dan digotong satu per satu menuju rumah. Jadi saya disuruh menyimpan dan memelihara," ucap Tahwan, Jumat (18/10/2019).

Tahwa pun mengaku tidak tahu dari mana Sangkal mendapat Penyu itu. Tahwan hanya disuruh menunggu sampai ada pembeli yang datang dari Denpasar.

Ia juga tidak mengetahui pembeli siapa yang dimaksud.

"Tidak tahu, pokoknya disuruh nunggu sampai pembeli datang," jelasnya.

Penyu tersebut disinyalir bukan dari perairan Jembrana. Disinyalir penyu tersebut dari Madura, Jawa Timur.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved