Liputan Khusus
Fenomena Kecanduan Smartphone, Miris! Keluarga Diatur Ponsel
Basudewa sempat beberapa kali didatangi orangtua yang anaknya kerap tidak mau sekolah, dan suka ngamuk ketika dijauhkan dengan handphone.
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ady Sucipto
Selain itu, faktor pemicu lain, misalnya anak itu mungkin tidak diharapkan, bukan anak kandung, anak itu dari hasil adopsi, atau yang disingkirkan atau didiskriminasi dari keluarganya.
“Sehingga dia merasa sudah depresi sejak awal, karena kurangnya kasih sayang dan kurangnya pemenuhan kebutuhan dasar dari anak itu. Sehingga lari cari kompensasi ke gadget,” ungkap Basudewa.
Selain itu, Basudewa juga sempat menangani pasien yang bercerai dengan pasangannya karena suaminya keseringan main gadget.
“Jadi karena terlalu asyik main game online, istrinya tidak pernah diajak tidur. Akhirnya istrinya selingkuh,” ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/hindari-membawa-smartphone.jpg)