Bali United
Komentar Fadil Sausu Terkait Hasil Imbang Kontra Persela, Soroti Sosok ini
Kapten tim Bali United, Fadil Sausu angkat suara setelah hasil imbang 1-1 yang diraih Serdadu Tridatu atas Persela Lamongan
Penulis: Marianus Seran | Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kapten tim Bali United, Fadil Sausu angkat suara setelah hasil imbang 1-1 yang diraih Serdadu Tridatu atas Persela Lamongan, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Kamis (31/10/2019) kemarin.
Kendati target awal timnya adalah tiga poin, namun Fadil tetap bersyukur atas satu poin yang diraih Bali United.
• Respon Teco Setelah Hasil Imbang Kontra Persela Lamongan, Berharap BU Terhindar dari Kekalahan
• Demam Berdarah Menghantui Warga Banjar Pasdalem Gianyar, Ini yang Dilakukan Dinas Kesehatan
• Pria Surabaya Pemburu 8 Daun Muda, Korban Pertama Gadis 19 Asal Banten
• Optimalkan Pelayanan Kesehatan, BPJS Kesehatan Denpasar Gelar Audit Klaim Bersama
“Memang target awal kami bisa mendapat tiga poin, tapi kenyataannya kami hanya mendapatkan satu poin. Kami harus tetap bersyukur karena kami semua sudah bekerja keras di pertandingan kemarin. Hanya satu harapan saya, semoga pengadil pertandingan ke depannya bisa lebih baik lagi,” ujar Fadil.
Lebih lanjut Fadil pun menyebut laga kontra Persela kemarin sebagai proses pembelajaran bagi timnya agar di laga selanjutnya mampu kembali meraih hasil positif seperti laga-laga sebelumnya.
“Kami harus belajar dari apa yang terjadi di pertandingan kemarin. Apa yang menjadi kekurangan harus kami perbaiki agar di pertandingan selanjutnya kami bisa kembali mendapatkan hasil positif,” kata Fadil dilansir di website klub, kemarin.
Fadil Sausu sendiri di laga kemarin bermain sebagai bek kiri setelah Willian Pacheco mendapat kartu merah. Kendati sebelumnya selalu bermain sebagai gelandang, namun penampilan Fadil sebagai bek kiri juga cukup baik.
Teco Harap BU Terhindar dari Kekalahan
Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco, tak pernah ingin kalah lawan siapa pun tim yang datang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Termasuk saat menjamu Persela Lamongan, Kamis (31/10) malam.
Meski hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit 49 babak kedua, Teco tak menurunkan tensi. Tim tetap stabil menciptakan peluang. Gawang Persela Lamongan masih dinaungi keberuntungan. Sejumlah peluang emas Stefano Lilipaly, Melvin Platje, dan Paulo Sergio belum menjadi gol.
Teco cukup cerdas mengambil keputusan. Meski kehilangan center back asing, Willian Pacheco, namun Teco mempertahan tim yang ada. Pacheco diganjar kartu merah di menit 49. Teco justru memainkan tenaga baru di sisi menyerang. Stefano Lilipaly dimainkan menit 70 sebagai gelandang. Praktis Teco tanpa satu penyerang. Hanya mengandalkan Melvin Platje dan Yabes Roni.
Laga akhirnya, disudahi dengan skor 1-1. Gol Bali United dicetak melalui heading Melvin Platje menit 26 dan Persela membalas menit 65, lewat shoting keras kaki kanan Persela Arif Satria.
Rasa tak ingin kalah di kandang membuat Teco yakin timnya bisa menang. Namun waktu pertandingan tak banyak bagi pemainnya untuk mencetak gol.
“Ini bukan hasil yang kita mau. Sebenarnya kita mau menang,” tegas Teco, Jumat (1/11).
Teco mengakui, saat bermain di 10 pemain tim lawan pasti serang dan akhirnya skor 1-1 karena kehilangan pemain di tengah karena Fadil Sausu ke bek kiri. “Setelah itu semua pemain kerja keras menyerang dan mau menang. Tapi malam tadi (kemarin) tidak bisa,” ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bali-united-vs-badak-lampung-fc-12343.jpg)