Sendirian dan Merasa Diawasi, Mengapa Manusia Takut pada Hantu? Berikut Penjelasan Ilmiahnya

Namun pertanyaan dasar yang mungkin pernah terlintas di pikiran kita adalah, kenapa manusia takut pada hantu?

Sendirian dan Merasa Diawasi, Mengapa Manusia Takut pada Hantu? Berikut Penjelasan Ilmiahnya
Istimewa
Ilustrasi hantu 

TRIBUN-BALI.COM - Setiap tanggal 31 Oktober sejumlah negara merayakan Halloween. Perayaan ini untuk mengenang orang yang telah meninggal dunia, termasuk para kudus, martir, dan semua arwah umat beriman.

Dalam perayaan komersial ini, orang-orang biasanya mengenakan kostum menyeramkan mirip hantu, bermain Trick or treat, menonton film horor, dan sebagainya.

Makna di balik kostum menyeramkan mirip hantu adalah agar roh jahat mengira manusia adalah teman, sehingga tidak mengganggu yang masih hidup.

Namun pertanyaan dasar yang mungkin pernah terlintas di pikiran kita adalah, kenapa manusia takut pada hantu?

Ketika berada seorang diri di rumah, entah bagaimana kita berpikir ada orang lain yang sedang mengamati kita.

Kita pun langsung berprasangka bahwa itu ulah hantu.

GrabFood Signature Resmi Diluncurkan, Tersedia di 600 Outlet F&B di Indonesia Termasuk Bali

Pramusti Bali Bakal Ramaikan Festival Seni Bali Jani 2019, Ini Jadwalnya

Jika Anda juga mengalami hal semacam ini hingga sangat benci kalau ditinggal sendirian, Anda tidak sendiri.

Menurut Ricardo de Oliveira-Souza, seorang psikiater dari Institut Penelitian dan Pendidikan D'Or (IDOR) di Rio de Janeiro, ketakutan terhadap hantu sangat umum.

"Takut pada hantu mungkin sama seperti fobia pada umumnya, misalnya takut pada ketinggian atau serangga tertentu," ungkap Oliveira-Souza, dilansir Live Science, Kamis (31/10/2019).

Menurut Oliveira-Souza, rasa malu karena takut hantu justru menghalangi orang untuk berkonsultasi dengan profesional medis seperti dirinya.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved