Ngopi Santai

Hai Bung, Kita Malu!

Membersihkan PSSI dari mafia pertandingan merupakan harapan yang boleh kita sandarkan ke pundak Iwan Bule.

Penulis: DionDBPutra | Editor: DionDBPutra
JSTOR Daily via Tribun Wow
ilustrasi bola 

Hai Bung, Kita Malu!

MALAM tanpa bintang tersaji di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali 15 Oktober 2019. Riuh desah gerutuan dan omelan. Teriakan “Simon Out” bertalu-talu.

Simon McMenemy memberikan keterangan pers dalam suasana galau. Malam itu tim nasional ( timnas) sepak bola Indonesia takluk 1-3 atas tamunya Vietnam.

Kekalahan keempat yang menyesakkan dada. Garuda yang diharapkan berkiprah lebih tinggi di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 kembali memetik hasil buruk.

Tim asuhan Pelatih Simon McMenemy sudah kemasukan empat belas gol dan hanya bisa mencetak tiga gol. Impian lolos ke final Piala Dunia semakin jauh dari kenyataan.

Buruk rupa cermin dibelah. Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia pun diwarnai perilaku tidak sportif penonton Indonesia. Kerusuhan pecah di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta Kamis, 5 September 2019. Timnas Malaysia mengalahkan Indonesia 3-2.

Malam itu berubah kelam. Jadi malam jahanam malah. Suporter yang kecewa berulah brutal. Mempermalukan Ibu Pertiwi di mata dunia.

Suasana Hati Buruk hingga Kejadian Mengerikan, 3 Zodiak Mengalami Nasib Sial November Ini

FS Sumpal Mulut Bayi yang Dilahirkannya Sendiri Lalu Menyimpannya di Lemari

Kericuhan bermula dari tribune bagian selatan. Ada sejumlah oknum fans Indonesia yang berusaha masuk ke pinggir lapangan dan menghampiri tribune suporter Malaysia.

Aparat keamanan sempat meringkus perusuh, namun bentrokan tetap tak terhindarkan. Alih-alih reda, fans Indonesia justru melempar aneka benda ke arah suporter Malaysia yang jumlahnya tak seberapa, mulai dari balon tepuk sampai botol air mineral.

Tak hanya botol, perusuh pun menyulut kembang api lalu mengarahkan kepada petugas keamanan. Menantang membabi-buta. Merawak rambang!

Sikap tidak sportif sebenarnya sudah terlihat beberaja jam sebelum laga malam itu. Fans Garuda membawa spanduk-spanduk yang pesannya provokatif dan mengintimidasi lawan. Sama sekali tidak memperlihatkan sepak bola berwajah damai dan santun di ini negeri.

Pascakerusuhan di Gelora Bung Karno, Federasi Sepak bola Malaysia mengadukan Indonesia ke badan sepakbola tertinggi dunia, FIFA.

Permintaan maaf dari pemerintah RI tidak mengurungkan niat negara tetangga kita itu melaporkan sikap melawan prinsip fair play FIFA. Bertambah satu lagi rapor merah Indonesia. Prestasi bola dan sikap suporternya sama-sama buruk.

Shanghai 24 Oktober 2019.  FIFA sontak mewartakan kabar gembira yang disambut ceria riuh seantero negeri.

Pakai Jaket Loreng Jaket Resmi TNI, Seorang Pengendara Motor Dihentikan dan Diperiksa

Sebabkan Iritasi, Jangan Semprot Parfum di 5 Area Tubuh Ini

Dari negeri tirai bambu itu Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Kita unggul atas Brasil dan Peru pada pemilihan suara. “Selamat buat Indonesia.” kata Infantino.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved