Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Siswa Bertumbangan Saat Ritual Pecaruan di SMPN 4 Banjarangkan

Saat sembahyang upacara pecaruan di SMPN 4 Banjarangkan, ada beberapa siswa yang mengalami kesurupan

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
HISTERIS - Sejumlah Siswa kembali mengalami kesurupan saat upacara mecaru di SMPN 4 Banjarangkan, Klungkung, Bali, Jumat (1/11/2019). Peristiwa kesurupan ini sudah beruntun terjadi sejak akhir September lalu. Siswa Bertumbangan Saat Ritual Pecaruan di SMPN 4 Banjarangkan 

Siswa Bertumbangan Saat Ritual Pecaruan di SMPN 4 Banjarangkan

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Tatapan mata Ni Nengah Devi Ariani (15), tampak kosong, Jumat (1/11/2019).

Untuk kesekian kalinya, siswa kelas IX di SMPN 4 Banjarangkan tersebut kesurupan di sekolahnya.

Upacara pecaruan pun digelar kemarin.

Ritual ini untuk menetralisir energi yang selama ini membuat siswa kerap kesurupan.

Namun saat sembahyang, ada beberapa siswa yang mengalami kesurupan.

Bahkan sejak pagi, sudah delapan orang yang kesurupan.

Rangkaian upacara pecaruan, sudah dimulai sejak pukul 08.00 Wita.

Sebelum persembahyangan di sekolah, siswa terlebih dahulu melakukan persembahyangan di Pura Ulun Swi Desa Timuhun.

Kapolres Bubarkan Duel Siswa SMP, 12 Pelajar Dipanggil ke Kantor Polisi

Tampil Lucu, Bondres Merenges Kocok Perut Penonton Festival Seni Bali Jani di Art Center

"Sebelumnya sekolah ini adalah area persawahan, lalu alih fungsi menjadi sekolah. Oleh sebab itu, siswa terlebih dahulu kami arahkan untuk melakukan persembahyangan di Pura Ulun Swi," ujar Wakil Kepala Sekolah SMPN 4 Banjarangkan, Made Agus Suardina.

Setelah siswa kembali dari Pura Ulun Swi, siswa lalu diarahkan melakukan persembahyangan di belakang sekolah.

Lokasi tersebut sudah dibangun dua pelinggih, sesuai dengan petunjuk penekun spiritual setempat.

Diharapkan dengan upacara pecaruan dan dibangunnya dua pelinggih tersebut, tidak lagi ada kejadian siswa kesurupan secara beruntun yang sudah terjadi di sekolah tersebut selama sebulan terakhir.

Namun belum selesai melakukan persembahyangan, seorang siswa tiba-tiba ambruk dan diikuti oleh dua siswa lainnya.

Suasana terasa cukup mencekam saat ketiga siswi yang ambruk tersebut tiba-tiba histeris dan menangis.

Juniari Menangis Mengakui Diri Hamil Lagi, Kedua Tersangka Pembuangan Bayi Ingin Menikah

Tes Kepribadian - Mana Warna Lipstik yang Kamu Sukai? Kepribadianmu Sesungguhnya Akan Terungkap

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved