Jelang Penyesuaian Tarif BPJS Kesehatan, Sejumlah Warga Pilih Turun Kelas Kepesertaan

Wayan Sudi hendak mengajukan turun kelas, menyusul rencana penyesuaian tarif bagi peserta Mandiri BPJS Kesehatan di semua kelas

Jelang Penyesuaian Tarif BPJS Kesehatan, Sejumlah Warga Pilih Turun Kelas Kepesertaan
Tribun Bali/ Eka Mita Suputra
Wayan Sudi (35) warga asal Desa Sibetan, Karangasem bertanya ke SatpamĀ terkait persyaratan penurunan kelas di BPJS Kesehatan Cabang Bali Timur, Senin (4/11). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - I Wayan Sudi (35), warga asal Desa Sibetan, Karangasem menyambangi kantor BPJS Kesehatan Cabang Bali Timur, di Jalan Gajah Mada, Semarapura, Senin (4/10/2019).

Ia hendak mengajukan turun kelas, menyusul rencana penyesuaian tarif bagi peserta Mandiri BPJS Kesehatan di semua kelas.

"Saya peserta BPJS Mandiri, sangat-sangat keberatan dengan kebijakan penyesesuian tarif iuran ini. Saya khawatir kalau sudah naik, nanti nunggak tidak bisa bayar iuran BPJS. Makanya saya duluan datang ke sini untuk mengajukan turun kelas kepesertaan BPJS," ujar Wayan Sudi.

Pria yang tinggal di Padang Bay tersebut, lalu bergegas bertanya ke Satpam BPJS terkait persyaratan penurunan kelas.

Selama ini, ia mendaftarkan tiga anggota keluarganya untuk ikut kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri kelas II.

Awalnya ia membayar iuran BPJS Kesehatan perbulannya Rp 51.000 untuk seorang anggota keluarga.

Jika sudah diberlakukan penyesuaian tarif, ia harus mebayar Rp 110.000 perorang untuk iuran BPJS Kesehatan.

Sehingga ia lebih memilih turun ke kelas III, dengan membayar Rp 42.000 perbulan setelah diberlakukannya penyesuaian tarif.

"Kenaikannya lebih dari dua kali lipat, tentu saya sebagai masyarakat kecil sangat merasa keberatan. Dengan gaji pas-pasan seperti saya, bisa habis cuma untuk membayar iuran BPJS. Saya sebagai warga negara yang baik, sudah bersedia ikut kepesertaan BPJS Mandiri dan tidak pernah menunggak. Tapi kok kebijakanya seperti ini, dinaikan lebih dari dua kali lipat," ungkap pria dua orang anak ini.

Menyesesuaikan pendapatannya sabagai seorang pegawai swasta, ia lebih memilih untuk berinisiatif turun ke kelas III.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved