Pernah Dibantu Cari Pekerjaan, Putu Erik Datang untuk Melihat Dewa Saraf yang Terakhir Kali

Amor Ring Acintya kabar duka datang dari Semeton Gus Bota (GB). Salah satu pentolan mereka, Dewa Putu Ngurah atau yang lebih dikenal Dewa Saraf tutup

Pernah Dibantu Cari Pekerjaan, Putu Erik Datang untuk Melihat Dewa Saraf yang Terakhir Kali
DOK
Almarhum Dewa Putu Ngurah atau Dewa Saraf 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Amor Ring Acintya kabar duka datang dari Semeton Gus Bota (GB).

Salah satu pentolan mereka, Dewa Putu Ngurah atau yang lebih dikenal Dewa Saraf tutup usia pada Minggu (3/11/2019).

Tribun Bali menghubungi Agung Suastika selaku Humas Rumah Sakit Daerah Wangaya, ia membenarkan perihal kabar duka ini.

"Ia benar, beliaunya masuk tanggal 2 November jam 22.15 Wita di ICU, lalu meninggal tanggal 3 jam 12.30 siang," katanya.

Diketahui, almarhum meninggal karena penyakit yang dideritanya.

Dikunjungi pada malam hari, tampak keluarga almarhum sudah tidak berada di rumah sakit, namun ada teman lamanya yang datang untuk menengok.

Ia adalah Putu Erik yang juga merupakan anggota Baladika.

Debut Tinju Profesional, Anak Evander Holyfield Hanya Butuh 16 Detik untuk Menang TKO

Diduga Mesum di Kamar Hotel, 26 Remaja Ini Terjaring Razia Satpol PP Hingga Diberi Pembinaan Begini

Ia kenal dengan almarhum lantaran dahulu sering kumpul bareng, namun dalam enam tahun terakhir ia tidak pernah lagi bertatap muka.

"Uda lama gak pernah ketemu, cuma tadi liat, 'yeh kok ajiknya nyebar' wah langsung ke sini, tadi sore baru di kasi tau," ujar pria asal Karangasem ini.

"Uda disuruh ke Wangaya langsung sama teman-teman, sempet jatuh saya tadi, tadi saya baru pulang dari Baturiti, di sana ada acara jadi langsung ke sini," katanya.

Ia mengatakan tidak terlalu dekat dengan almarhum, namun lantaran dahulu pernah ditolong dicarikan pekerjaan, ia merasa harus menengok almarhun untuk yang terakhir kalinya.

Terkuak! Begini Sadisnya Kakak Beradik Tebas 3 Orang di Kerobokan Kaja, Ariji Luka Terbuka di Kepala

BPBD Imbau Warga Waspada Musim Hujan, Mulai Bersihkan Saluran Drainase

"Enggak terlalu dekat juga, cuma pernah dibantu cari kerja aja. Dulu waktu tamat SMA minta tolong sama ajiknya, jadi security di restaurant Jimbaran, tapi sekarang udah enggak lagi, sekararang saya jadi supir," paparnya.

Ia mengaku jika tidak memiliki firasat apapun tentang kabar duka ini.

"Gak ada firasat sih, soalnya jarang ketemu. Kita kan yang namanya pernah kenal kan enggak enak kalau gak ke sini," tanggapnya. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved