Hobi Shopping Tak Selamanya Buruk, Bisa Jadi Peluang Usaha

Tak sedikit yang merasakan 'besar pasak daripada tiang' akibat perilaku konsumtif tersebut. Malah, bila mereka jeli, sebenarnya bisa saja hobi belanja

Hobi Shopping Tak Selamanya Buruk, Bisa Jadi Peluang Usaha
Manhattan
Ilustrasi Belanja. 

TRIBUN-BALI.COM - Sambil menenteng beberapa kantong belanjaan, wajah Rebecca Bloomwood terlihat semringah.

Kebahagian Rebecca semakin menjadi, lantaran beberapa barang, seperti pakaian, parfum, dan produk perawatan tubuh yang menjadi incarannya berhasil ia dapatkan.

Ya, gadis berambut ikal berwarna cokelat tersebut memang "gila" belanja.

Bukan sekadar hobi, shopping selalu berhasil membuat perasaannya menjadi lebih baik.

Itulah Rebecca, pemeran utama dalam film drama komedi bertajuk Confession of A Shopaholic yang rilis pada 2009 silam.

Meski memberikan kepuasan, tapi hobi Rebecca tersebut justru menggiringnya pada lilitan hutang kartu kredit.

Apalagi, perusahaan tempatnya bekerja di ambang kehancuran alias bangkrut.

Tarif Masuk ke Areal Pura Segara Rupek Buleleng Dinilai Mahal

Microsoft Jepang Uji Coba Karyawan untuk Kerja 4 Hari Seminggu, Ini Hasilnya

Kenyataan pahit itu sukses membuat wanita yang selalu tampil stylist ini galau bukan main.

Ia harus memutar otak mencari cara untuk melunasi tagihan-tagihan kartu kreditnya.

Di dunia nyata, kondisi serupa kerap terjadi.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved