15 Kelompok Chef Berkompetisi Sajikan Kuliner Bali dengan Bahan Ketela dan Bebek
15 kelompok chef yang tergolong profesional cheft mengikuti Cooking Competition 2019.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Meika Pestaria Tumanggor
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - 15 kelompok chef yang tergolong profesional cheft mengikuti Cooking Competition 2019.
Acara ini digelar di Hotel Ina Bali, Jalan Veteran, Denpasar, Rabu (6/11/2019).
Setiap kelompok peserta terdiri atas dua orang cheft yang berasal dari perwakilan hotel yang ada di Bali.
Peserta merupakan cheft di hotel yang ada di kawasan Kuta, Seminyak, Nusa Dua, Sanur, hingga Karangasem.
Ketua Indonesia Chef Association (ICA) DPD Bali, I Gede Putu Hendra Mahena mengatakan dalam kompetisi ini bahan dasar yang digunakan yakni bebek dan ketela.
Di mana untuk bumbunya sendiri menggunakan base genep atau bumbu lengkap khas Bali.
• PSS Sleman vs Bali United, Menghadapi Tim Kandidat Juara, Coach Seto Akui Laga Berat
• Promosikan Desa Wisata Blangsinga, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Kunjungi Objek Wisata Setempat
Setiap peserta kompetisi diberikan waktu selama satu jam dari mulai membuat bumbu, memasak, hingga menata.
Jenis masakan atau kuliner yang dibuat yakni masakan tradisional Bali dengan penampilan atau penataan internasioanal.
"Untuk masakan panitia menentukan, berbahan dasar bebek dan ketela mengunakan bumbu genep. Yang dimasak Balinese food, dengan penampilan internasional," katanya.
Kompetisi ini sekaligus untuk membudayakan setiap pengelola hotel menyediakan makanan lokal Bali di setiap hotelnya.
Nantinya apa yang dibuat dalam kompetisi ini bisa diaplikasikan di hotel masing-masing.
"Hasilnya ini nanti akan dibawa ke hotel untuk di jual. Hotel di Bali harus menyediakan makanan tradisional dan memperkenalkannya pada tamu baik domestik maupun internasional," imbuhnya.
• 5 Artis Ini Berpenghasilan Lebih Besar Daripada Suaminya, Ini Sumber Uang Soimah & Inul Daratista
• Kronologi Pria Asal Abang Bikin Gadis 15 Tahun Tak Berdaya hingga Korban Mengalami Trauma
Adapun menu yang dibuat yakni crispy duck, bebek betutu, sate lilit, timus yang terbuat dari singkong untuk dessert, serta supnya yakni jukut ares.
Ia menambahkan, masakan tradisional Bali sudah sejak delapan tahun lalu booming di hotel.
Pihaknya dari ICA Bali terus melakukan monitoring agar setiap hotel menyediakan menu kuliner tradisional Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/cooking-competition-2019-di-ina-bali-hotel-denpasar.jpg)