Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berkali-Kali Perkelahian Bule di Seminyak Viral Dan Jadi Pergunjingan, Ini Kata Kepala Lingkungan

Tidak hanya satu atau dua kali kejadian bule berkelahi di wilayah yang sama viral, kurang lebih sudah tiga kali terjadi.

Tayang:
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Eviera Paramita Sandi
kolase tribun bali
Ilustrasi perkelahian 

Putu mengaku kaget dengan viralnya video perkelahian antar bule di wilayahnya itu.

Pihaknya juga punya SOP yang mengimbau para pelaku usaha untuk tidak memukul tamu.

"Baru-baru ini ada viral sampai 3 kali saya pun terkejut, kalau dulu tidak seperti ini. Dulu nggak pernah seperti ini, kita punya kerja sama dengan pengusaha tidak boleh pukul tamu, tapi dikeluarkan lalu dijaga sekuriti. Karena namanya wisatawan citra pariwisata itu kita jaga," tuturnya.

Ia berharap desa adat yang berbatasan dengan wilayahnya juga bisa diajak berkoordinasi untuk saling menjaga keamanan.

Apalagi selama ini pihaknya hanya bisa melerai lalu berkoordinasi dengan Satpol PP ataupun polisi.

 Kapolda Bali Tak Toleransi Bule

Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose juga sudah memastikan bakal menindak para turis-turis berulah tersebut.

"Nggak ada, kita nggak ada toleransi, pokoknya kita proses. Antisipasi tetap kita lakukan, ada yang melanggar kita tangkap," tegasnya beberapa waktu lalu.

Sementara itu Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol I Nyoman Gatra mengatakan memang fenomena belakangan ini wisman berkelahi sesama wisman.

Mungkin ini dampak kebijakan pemerintah yang membuka kran kepada beberapa negara yang bebas visa sehingga wisman yang datang ke Indonesia khususnya ke Bali berdampak seolah-olah kurang punya etika sehingga berkelahi di daerah tujuan wisata.

“Untuk antisipasi karena TKP dugemnya di wilayah Kuta (Polresta Denpasar) tapi TKP lokasi berkelahinya ada di wilayah Kuta Utara (Polres Badung), lebih tepatnya karena berlokasi di perbatasan. Melakukan sejumlah langkah antisipasi,” imbuhnya.

Diantaranya dalam jangka pendek, menurunkan personel yang maksimal khususnya pada jam-jam bubaran dugem.

Mengadakan kerjasama dengan jajaran Polres Badung berupa patroli atau jaga bersama guna menekan terjadinya perkelahian antar bule.

Selanjutnya dalam jangka menengah (tindakan selanjutnya), kami berencana memanggil para pengelola dunia hiburan/dugem untuk menambah tenaga pengamanannya dan mengurangi jam buka tempat hiburan malam tersebut.

“Hal langkah ini yang bisa saya lakukan saat ini semoga semua pihak khususnya para stakeholder di bidang pariwisata khususnya untuk ikut mengambil langkah kongkrit dalam mencegah aksi-aksi tersebut terjadi lagi,” jelasnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved