Fakta Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Pendemo, Akbar Selamatkan Nyawa Penambang Liar dari Amukan Massa
Demi menyelamatkan seorang penambang liar, Kapolsek Cempa, Iptu Akbar, rela bersimpuh sambil mengatupkan dua tangannya
Fakta Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Pendemo, Akbar Selamatkan Nyawa Penambang Liar dari Amukan Massa
TRIBUN-BALI.COM - Demi menyelamatkan seorang penambang liar, Kapolsek Cempa, Iptu Akbar, rela bersimpuh sambil mengatupkan dua tangannya.
Dirinya memohon kepada massa yang bawa golok agar tidak bertindak anarkis.
Seperti diketahui, aksi tersebut terjadi saat sekelompok massa menolak adanya aktivitas penambangan liar yang ada di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Warga yang emosi itu segera membuat para penambang lari kocar-kacir.
Massa juga memukul para penambang.
Salah satunya terjatuh dan nyaris menjadi sasaran kemarahan massa.
Berikut ini fakta lengkapnya.
1. Massa protes penambangan ilegal
Saat massa menggelar aksi menolak tambang ilegal suasana menjadi panas.
Massa pun memukuli para penambang liar yang ada di lokasi.
• Lahir Rabu Paing Wayang, Panjang Umurnya, Banyak Rezekinya
• Kemenkumham hingga BIN, Lima Instansi Buka CPNS 2019 Lulusan SMA/SMK, Info Lengkap di Link Resmi Ini
"Saat itu, puluhan warga menolak tambang ilegal, dilakukan dengan aksi demo. Saat itu warga tersulut emosi," kata Akbar saat dikonfirmasi, Senin (11/11/2019).
Bahkan, sejumlah warga lain mengejar pekerja dan menghunuskan golok dan parang.
"Saat terjatuh, korban kemudian nyaris ditebas oleh warga yang sudah menghunuskan golok. Karena situasi emosi, saya kemudian berinisiatif bersimpuh, memohon agar tidak menebas korban," kata Akbar.
2. Sempat terekam warga dan viral di media sosial