Untuk Berfoto di Pinggir Tebing, Wisatawan Masih Nekat Terobos Pagar Pengaman Devil Tears

"Watak wisatawannya yang seperti itu. Mereka tidak mengindahkan keselamatan mereka sendiri. Jika ada kejadian kecelakaan lagi, jangan kami yang dipojo

Untuk Berfoto di Pinggir Tebing, Wisatawan Masih Nekat Terobos Pagar Pengaman Devil Tears
Warga di sekiatar Devil Tears
Pasangan wisatawan tampak menerobos pagar pengaman, saat berwisata ke destinasi Devil Tears Lembongan, Kamis (21/11/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Pemkab Klungkung telah merampungkan pemasangan pagar pengaman di destinasi Devil Tears, Lembongan.

Namun ternyata masih banyak wisatawan membandel, dan masih nekat untuk menerobos pagar pengaman untuk berfoto di pinggir jurang.

Kadis Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta pun tidak menampik hal ini, dirinya kerap melihat tingkah laku wisatawan seperti itu.

Bahkan ketika baru selesai memasang pagar pengaman dengan tali tambang, beberapa wisatawan malah nekat menerobos pagar pengaman demi dapat berfoto di pinggir tebing.

Tentukan Nasib Sendiri, Bali United Butuh Sembilan Poin untuk Selesaikan Liga Lebih Cepat

Ekspresikan Ide kreatif Melalui Konten, TikTok Dukung Kreativitas Anak Muda di Bali

UMK Bangli Tahun Depan Naik, 220 Perusahaan di Bangli Belum Terapkan Upah Sesuai UMK

"Watak wisatawannya yang seperti itu. Mereka tidak mengindahkan keselamatan mereka sendiri. Jika ada kejadian kecelakaan lagi, jangan kami yang dipojokan."

"Kami sudah lakukan segala cara agar wisatawan itu tidak ke titik yang berbahaya, tapi mereka masih saja membandel," ujar Kadis Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta ketika dikonfirmasi, Kamis (21/10/2019).

Selain dipasangkan pagar pengaman pada titik-titik berbahaya, beberapa papan peringatan juga dipasang untuk mengingatkan wisatawan.

Timbulan Sampah 4.281 Ton Per Hari, Pemprov Terbitkan Pergub Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber  

Pesona 5 Mantan Kontestan Indonesian Idol yang Masih Eksis Hingga Saat Ini

Keluarga Besar Bali United Berduka, Lelhy Spasojevic Tinggalkan Anak-Anak yang Masih Kecil

Namun masih tetap ada yang nekat mencari spot di pinggir tebing. Karena kejadian itu, Dinas Pariwisata bahkan sampai minta tolong ke pedagang di sekitar destinasi Devil Tears untuk ikut mengawasi wisatawan.

"Kami secara kedinasan memang belum menaruh petugas di destinasi itu. Tapi saya pribadi sudah meminta tolong ke pedagang, untuk sama-sama mengawasi wisatawan yang berkunjung ke Devil Tears. Jika ada kecelakaan dan destinasi ini sepi, tentu imbasnya ke para pedagang juga," ungkap Sukasta.

Kesekian kalinya Sukasta mengingatkan perlunya peran tour guide, untuk mengawasi tamunya saat berada di Devil Tears.

Berpura-pura Belanja, Dua Turis Perancis Curi Vodka di Ubud

Angkat Tema Lets Change Image, Bunkasai Undiksha Hadirkan Berbagai Stand Bernuansa Jepang

Sebelum berwisata ke Lembongan, seharusnya pemandu wisata memberikan penjelasan ke tamunya tentang kondisi geografis destinasi di Lembongan.

Serta selalu mengingatkan wisatawan agar mengutamakan keselamatannya saat berwisata di Lembongan. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved