Tinggalkan Nasdem dan Gabung ke Golkar, Wabup Artha Dipa Sebut Balik ke Kandang
Artha Dipa mengungkap bahwa kepindahannya ke partai beringin itu merupakan balik ke kandang.Pasalnya ia menyebutkan dirinya bukan orang baru di Golkar
Penulis: Ragil Armando | Editor: Meika Pestaria Tumanggor
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jelang Pilkada Karangasem 2020 berbagai manuver dilakukan oleh para tokoh di Gumi Lahar tersebut.
Seperti yang dilakukan oleh Wakil Bupati Karangasem, Wayan Artha Dipa yang memutuskan loncat pagar dari NasDem ke Golkar.
Keputusan pria yang juga duduk di Dewan Pembina DPW NasDem Bali hengkang ketika Wabup Artha Dipa menghadiri Seminar “Kawin Pade Gelahang” dalam rangka HUT ke-55 Partai Golkar, di Hotel Nirmala, Denpasar, Sabtu (23/11/2019).
Di sela-sela acara tersebut, Artha Dipa dikenakan jas kuning, warna kebesaran Partai Golkar, oleh Ketua Bidang OKK DPD I Golkar Bali, Made Dauh Wijana didampingi pengurus lainnya Dewa Made Suamba Negara.
Kepada para awak media, Artha Dipa mengungkap bahwa kepindahannya ke partai beringin itu merupakan balik ke kandang.
Pasalnya ia menyebutkan dirinya bukan orang baru di Golkar.
Ia mengaku bergabung dengan Partai Golkar sejak tahun 1977 hingga keluar dan bergabung ke NasDem sejak awal partai itu berdiri di tahun 2013.
“Bahkan tahun 1982 sampai 1995, saya sebagai penatar di Golkar. Jadi Golkar bukan asing bagi saya, sudah bagian dari masa lalu saya,” paparnya.
“Saya di sini, kembali ke kandang. Seperti pepatah orang Bali, ke mana saja merantau pasti tetap kembali ke leluhur. Setelah merantau, dengan niat tulus, saya kembali ke leluhur,” imbuhnya.
Dirinya juga mengungkapkan bahwa kepindahannya ini bukan bagian dari kebetulan.
• Banyak Artis Pamer Saldo ATM, Psikolog Sebut Fenomena Ini Sebagai Star Syndrome
• Ahok dan Emma Sri Martini Ditunjuk Jadi Petinggi Pertamina, Berapa Harta Kekayaan Kedua?
• Menjaga Anak Tetap Nyaman dan Sejuk Saat Cuaca Panas, Lapisan Penyejuk Ini Bisa Jadi Pilihan
Bahkan sebelumnya sempat ada pembicaraan dengan jajaran pengurus Partai Golkar sebelumnya secara informal.
“Dengan teman-teman Golkar sudah ada pembicaraan. Rasanya kita cocok untuk membangun Karangasem melalui Partai Golkar. Tetapi ini tidak sekadar dalam konteks Pilkada,” tandasnya.
Saat ditanya apakah kepindahannya ini akibat ada target untuk maju di Pilkada Karangasem melalui Golkar.
Dirinya hanya menjawab diplomatis.
Pun demikian pula halnya soal kemungkinan dirinya menjadi calon bupati dari Partai Golkar dan menantang incumbent IGA Mas Sumatri, Artha Dipa tak berkomentar banyak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wakil-bupati-karangasem-wayan-artha-dipa-berkacamata.jpg)