Serahkan RUU Provinsi Bali ke DPR RI, Koster Minta Masuk Daftar Prolegnas Prioritas pada 2020

Memohon doa restu dan dukungan yang tulus ikhlas dari masyarakat Bali dan Komponen Bangsa Indonesia agar RUU Provinsi Bali dapat diterima oleh DPR-RI

Serahkan RUU Provinsi Bali ke DPR RI, Koster Minta Masuk Daftar Prolegnas Prioritas pada 2020
Dok. Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali
Gubernur Bali Wayan Koster saat menyerahkan RUU Tentang Provinsi Bali beserta Naskah Akademik sebagai bahan kajian dan pertimbangannya ke Komisi II DPR RI di Jakarta, Selasa (26/11/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster meminta kepada Komisi II DPR RI agar memasukkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Provinsi Bali masuk dalam Daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2020.

Hal itu ia sampaikan saat menyerahkan RUU Tentang Provinsi Bali beserta Naskah Akademik sebagai bahan kajian dan pertimbangannya ke Komisi II DPR RI di Jakarta, Selasa (26/11/2019).

"Kami memohon agar Rancangan Undang-Undang Tentang Provinsi Bali dapat dimasukkan dalam Daftar Program Legislasi Nasional Prioritas Tahun 2020 melalui inisiatif Komisi II DPR RI," pintanya.

Penyerahan RUU ini Gubernur Koster lakukan bersama sejumlah kompomen, mulai dari Pimpinan DPRD Bali, Anggota DPR RI Dapil Bali, Anggota DPD RI Dapil Bali, Bupati/Walikota Se-Bali, dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota Se-Bali.

Hadir pula tokoh-tokoh adat dan agama seperti Ketua Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Ketua Parisada Provinsi Bali, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali, Ketua PW NU Bali, Ketua PW Muhammadiyah Bali, Ketua Walubi Bali, Ketua PGI Bali, serta sejumlah Rektor Perguruan Tinggi di Bali.

Sejak 2005 Bali Ingin Dipayungi UU, Gubernur Koster Serahkan RUU Provinsi Bali ke Komisi II DPR RI

18 Atlet Bali Perkuat Kontingen Indonesia pada Ajang SEA Games 2019 di Filipina

Lakukan Lompatan Besar, Kontingen Bali Kukuhkan Posisi di Lima Besar

Dirinya menjelaskan, Materi dan Sistematika RUU Provinsi Bali terdiri dari 12 Bab dan 39 Pasal yaitu Bab I Ketentuan Umum; Bab II Asas Dan Tujuan; Bab III Posisi, Batas, dan Pembagian Wilayah; Bab IV Pola Dan Haluan Pembangunan Bali; Bab V Pendekatan Pembangunan Bali dam Bab VI Bidang Prioritas Pembangunan Bali.

Kemudian Bab VII mengenai Pembangunan Bali Secara Tematik; Bab VIII Pembangunan Perekonomian Dan Industri; Bab IX Kewenangan Pemerintahan Provinsi Bali; Bab X Pedoman Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Bali; Bab XI Pendanaan serta Bab XII Ketentuan Penutup.

Dalam acara penyerahan tersebut, dirinya pun memohon doa restu dan dukungan yang tulus ikhlas dari masyarakat Bali dan Komponen Bangsa Indonesia, agar RUU Provinsi Bali dapat diterima oleh DPR-RI, DPD-RI, dan Pemerintah.

"Kepada masyarakat Bali, sebagai orang Bali, dari daerah manapun datangnya, dari suku dan agama apapun, dan semua elemen masyarakat yang hidup dan mencari kehidupan dari Alam dan Budaya Bali saya menghimbau agar kompak, bersatu dan berjuang bersama mendukung aspirasi tersebut demi eksistensi dan keberlanjutan Bali, Pulau Dewata yang kita cintai bersama agar ke depan tetap bisa memberi kesejahteraan dan kebahagiaan bagi umat manusia," harapnya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved