Bendesa di Gianyar Bakal Terima Insentif Rp 2,8 Juta Sebulan
Bila kedua insentif ini lancar diterima setiap bulan, maka bendesa di Kabupaten Gianyar mendapatkan gaji Rp 2,8 juta.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Widyartha Suryawan
Tidak seperti di tahun sebelumnya, insitif ini hanya bisa diambil per triwulan sekali. Kali ini, insentif tersebut bisa diambil oleh penerima setiap bulan.
“Insentif ini bisa diambil tiap bulan. Dana ini kami transfer melalui rekeningnya di Bank Werdi,” ujarnya.
Kata Arsana, Bupati Gianyar, Made Mahayastra berencana meningkatkan nominal insentif ini tiap tahun. “Untuk tahun 2021 nanti, pimpinan berusaha adakan peningkatan, namun masih dihitung besaran kekuatan kauangan daerah,” ujarnya.
Tak Cukup
Bendesa Adat Pejeng Kangin, I Wayan Sunarta mengatakan, insentif yang diterimanya sebelum-sebelumnya tidak cukup untuk digunakan sebagai penghidupan.
Dengan nominal di bawah UMK, dan penerimaannya pun terkadang enam bulan sekali.
"Jabatan bendesa murni sebagai pengayah, sehingga kalau nilai insentif dijadikan pemasukan pokok, maka tidak akan cukup. Apalagi insentif diterima enam bulan sekali," ujarnya.
Nilai insentif tersebut tidak pernah masuk ke kantong.
Dalam sebulan ada saja kegiatan adat yang mesti disumbangkan seperti bazar, undangan pernikahan, kegiatan sekaa teruna dan kegiatan lainnya.
“Pastinya bendesa pasti ditodong kupon-kupon, undangan dan kegiatan lainnya. Ini memerlukan biaya, namun kami tidak pernah mengeluh,” tandasnya.
Terkait saat ini insentif yang mengalami kenaikan, pihaknya mengetahui apakah akan mencukupi.
Sebab harga-harga komoditi saat ini juga mengalami kenaikan. Namun pihaknya tetap berterima kasih, lantaran ada inisiatif memperbaiki perekonomian bendesa.
"Saya sendiri tak pernah menuntut harus segini, harus segitu. Tapi tetap kita harus menghargai perhatian pemerintah," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/uang-rupiah_20150629_193150.jpg)