Mahasiswi Denpasar Kesakitan Saat Ujian, Habisi Bayi di Toilet, Lalu Bungkus dengan Jas Almamater

Mahasiswi Denpasar Kesakitan Saat Ujian, Habisi Bayi di Toilet, Lalu Bungkus dengan Jas Almamater

Mahasiswi Denpasar Kesakitan Saat Ujian, Habisi Bayi di Toilet, Lalu Bungkus dengan Jas Almamater
instagram
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Simprosa Dobe (21) hanya bisa pasrah saat menjelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama enam tahun di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (28/11/2019).

Perempuan yang berstatus mahasiswi ini divonis bersalah.

Dirinya terbukti melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia.

Sempat Gempar karena Nikahi Ular, Wanita ini Ramal 3 Pulau di Indonesia akan Alami Bencana Dashyat

Diketahui, ia membuang bayinya di kolam proyek di pertokoan Grand Sudirman, Jalan Sudirman, Panjer, Denpasar.

Kejadian tragis itu terjadi pada 19 Juli 2019 lalu.

Putusan majelis hakim pimpinan I Made Pasek ini lebih ringan setahun dibandingkan tuntutan yang diajukan jaksa.

Video Mesum 3 Pemuda dan 1 Wanita Tersebar di Group WA, Diduga Direkam di Bali

Sebelumnya jaksa menuntut Simprosa dengan pidana penjara selama tujuh tahun.

Pula pidana tambahan, yakni pidana denda Rp 100 juta subsidair tiga bulan kurungan.

Terhadap putusan majelis hakim itu, terdakwa melalui tim penasihat hukumnya dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar menyatakan menerima.

Disenggol Mobil Misterius, Nyawa Ni Wayan Sukatini Melayang, Tulang Leher Korban Patah

"Setelah berbicara dengan terdakwa, kami menerima," ucap Aji Silaban selaku penasihat hukum terdakwa.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved