Air Tukad Badung Merah Darah

Usaha Sablon Miliknya Yang Membuat Tukad Badung Merah Darah Disegel, Nurhayati Cengar-cengir

Nurhayati pun tak bisa berbuat banyak, hanya cengar-cengir saja ketika rombongan petugas datang ke tempat usahanya.

Usaha Sablon Miliknya Yang Membuat Tukad Badung Merah Darah Disegel, Nurhayati Cengar-cengir
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Nurhayati pemilik sablon 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Usaha sablon milik Nurhayati di Jalan Pulau Misol yang membuat Tukad Badung merah seperti darah disegel, Kamis (28/11/2019).

Nurhayati pun tak bisa berbuat banyak, hanya cengar-cengir saja ketika rombongan petugas datang ke tempat usahanya.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan ada tiga peraturan yang dilanggar oleh Nurhayati dan dijadikan dasar penyegelan ini.

"Berdasarkan pertimbangan tim setelah melihat menganalisa dan membuktikan sudah bisa dibuktikan bahwa yang bersangkutan menyebabkan pencemaran," kata Sayoga.

Peraturan yang dilanggar yakni Perda 11 tahun 2015 tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Perda 1 tahun 2015 tentang ketertiban umun serta UU Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan linkungan hidup.

"Sesuai Perda 11 kami laksanakan penyegelan, besok juga dilaksanakan tipiring karena sudah pemberkasan dan yang bersangkutan menerima," katanya.

Sementara yang mengarah pada UU lingkungan hidup akan dilimpahkan ke Polresta Denpasar.

Sayoga menambahkan, di bantaran sungai Tukad Badung ini banyak ada usaha sablon termasuk usaha tahu tempe.

Namun saat dilaksanakan sidak selalu tak membuahkan hasil.

"Saat kami datangi bersih, begitu pergi sudah muncul lagi busa," katanya.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved