Rudenim Denpasar Jadi Tujuan Studi Tiru, Ini Berbagai Inovasi yang Dilakukan

Jangan jadi ASN yang datang ke kantor hanya melakukan rutinitas. Sudah semestinya kita mampu melahirkan perubahan melalui inovasi

Rudenim Denpasar Jadi Tujuan Studi Tiru, Ini Berbagai Inovasi yang Dilakukan
Dok. Staf Rudenim Denpasar
Kepala Rudenim Denpasar Bali DR Saroha Manullang (tengah) melakukan salam komando dengan Karudenim Balikpapan Yulizar SH (kiri) dan Karudenim Surabaya Heru Hartono SH MH, pada kunjungan studi tiru yang dilakukan di Rudenim Denpasar, Bali, Jumat (29/11/2019) lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, DR Saroha Manullang menyambut baik sekaligus bangga karena Rudenim Denpasar menjadi objek studi tiru dari berbagai satuan kerja Imigrasi daerah-daerah lain di Indonesia.

Dalam beberapa bulan terakhir, sedikitnya sudah lima kali Rudenim Denpasar yang berada di Jalan Uluwatu No 108 Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali, mendapatkan kunjungan dalam rangka studi tiru dari daerah lain.

Kunjungan pertama dari Rudenim Jakarta, kemudian Rudenim Makassar, Rudenim Semarang dan yang baru saja berkunjung yaitu Rudenim Balikpapan dan Rudenim Surabaya, pada Kamis (28/11/2019) dan Jumat (29/11/2019) lalu.

Kedatangan tim dari Rudenim Balikpapan yang dipimpin Karudenim Yulizar SH dan Rudenim Surabaya yang dipimpin Karudenim Heru Hartono SH MH, mendapat sambutan hangat Kepala Rudenim Denpasar DR Saroha Manullang dan staf.

Terkait Rencana Kenaikan Tarif Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Belum Terima Instruksi

Kebijakan Baru Kemendikbud, Calon Mahasiswa Baru Wajib Tahu Penerapan SSO Mulai 2 Desember

Musim Hujan di Bali dan Indonesia Umumnya Datang Terlambat, Begini Penjelasan BMKG

Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, tim yang berkunjung ingin mengetahui lebih dalam terkait inovasi apa saja yang ada di Rudenim Denpasar.

Pada kesempatan itu, Karudenim Denpasar menjelaskan berbagai inovasi yang ada di Rudenim Denpasar, mulai dari inovasi yang berkaitan dengan kunjungan, yaitu SISDAKUN (Sistem Informasi Data Kunjungan Deteni), Jalur IBUKU (Individu Berkebutuhan Khusus), Blok Khusus Lansia dan Penyandang Disabilitas, Toilet Khusus Penyandang Disabilitas hingga Sistem Survei IKM pada Rudenim Denpasar.

Karudenim Denpasar juga mengajak Tim untuk masuk ke dalam Blok Deteni untuk bertatap langsung dengan deteni.

Tim juga melihat keasrian taman yang ada pada blok deteni yang tak luput dari kreativitas ASN Rudenim Denpasar dan deteni di sana.

Kolaborasi inilah yang membuat taman yang ada pada Rudenim Denpasar tampak asri dan indah.

Ketika ditanyai apa upaya yang dilakukan oleh Karudenim Denpasar dalam menggerakkan seluruh ASN untuk turut berinovasi, Karudenim mengatakan, pihaknya selalu berpesan bahwa ASN merupakan motor penggerak pemerintahan.

"Jangan jadi ASN yang datang ke kantor hanya melakukan rutinitas. Datang pagi kemudian ambil absen dan kerja sebentar, lihat jam menunggu istirahat dan pulang sore. Seperti itu tiap harinya. Sudah semestinya kita mampu melahirkan perubahan melalui inovasi," tegas Saroha.

Karudenim Denpasar turut mengapresiasi adanya Kunjungan Studi Tiru ke Rudenim Denpasar.

Menurutnya, banyak manfaat yang bisa didapatkan dari kunjungan ini, karena merupakan salah satu upaya mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang dapat diterapkan kedepannya.

Menurutnya, setelah adanya kunjungan itu, diharapkan rombongan Rudenim dari berbagai daerah tersebut bisa mengadopsi berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Rudenim Denpasar. (*)

Penulis: Kander Turnip
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved