Terkait Rencana Kenaikan Tarif Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Belum Terima Instruksi

General Manager (GM) ASDP Ketapang, Fahmi Alweni memastikan bahwa belum ada peraturan menteri atau instruksi tentang kenaikan tarif penyeberangan.

Terkait Rencana Kenaikan Tarif Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Belum Terima Instruksi
Tribun Bali/Rizal Fanany
Suasana penyeberangan Gilimanuk-Ketapang menjelang kenaikan tarif, Jumat (29/11/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - General Manager (GM) ASDP Ketapang, Fahmi Alweni, yang mengurusi penyeberangan laut dari Ketapang, Banyuwangi ke Gilimanuk, Jembrana memastikan bahwa belum ada peraturan menteri atau instruksi tentang kenaikan tarif penyeberangan.

Karenanya, Fahmi belum dapat berkomentar lebih jauh menyoal hal tersebut.

"Sampai sekarang kami belum menerima instruksi," ucap Fahmi, Jumat (29/11/2019).

Pada Selasa (19/11) lalu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, akan menaikkan tarif angkutan penyeberangan di 20 lintas penyeberangan mulai 1 Desember 2019.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi memastikan, kenaikan tarif ini telah mempertimbangkan pelbagai aspek. Secara rata-rata tarif penyeberangan akan naik sebesar 10,16 persen.

“Kami hitung formula kenaikan ini sudah 16 tahun tidak berubah. Lalu kami sesuaikan dengan inflasi dan dinamika ekonomi yang ada,” kata Budi saat di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Selasa (19/11).

"Disetujui pak menteri kenaikan sekitar 10-11 persen tapi variatif. Kami minta persetujuan semua operator 1 Desember sudah bisa dijalankan," tambah dia.

Satu di antara penyeberangan yang akan naik tarifnya adalah Ketapang-Gilimanuk.

Bahkan, Ketapang-Gilimanuk merupakan satu di antara tiga titik utama sosialisasi selain Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Lembar-Padangbai.

Berdasarkan data Kemenhub, tarif angkutan penyeberangan di tiga lalu-lintas angkutan penyeberangan besar, yakni Lembar-Padangbai, Merak-Bakauheni, dan Ketapang Gilimanuk, naik di atas rata-rata.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved