Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Petani di Karangasem Ramai-ramai Babat Pohon Salak, Sekilo hanya Dihargai Rp 1.000

Petani terpaksa membabati pohon salak karena harganya sudah tidak bisa bersaing lagi di pasaran

Tayang:
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Huda Miftachul Huda

TRIBUN-BALI.COM – Tercatat sebanyak 26 hektare lahan pertanian salak di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat beralih jadi lahan pertanian padi.

Petani terpaksa membabati pohon salak karena harganya sudah tidak bisa bersaing lagi di pasaran.

Pengeluaran petani salak lebih besar dibanding dengan pendapatan saat panen raya tiba.

Karena itu banyak yang memilih menanam padi saja, dibanding salak.

Peralihan terjadi dari beberapa tahun lalu karena merosotnya harga salak saat panen raya.

Dapat Atasi Asam Urat, Inilah 5 Manfaat Biji Salak yang Tidak Banyak Diketahui

Nia Ramadhani Trending Hari Ini Hanya Gara-gara Salak, Padahal Hanya Begini Yang Dilakukannya

Harga salak hanya Rp 1.000 per kilogramnya saat musim panen raya.

Perbekel Desa Duda Timur, Gede Pawana mengungkapkan, peralihan lahan dari salak ke padi terjadi sejak tahun  lalu.

Mereka beralih karena pendapatan dari penjualan salak tidak sesuai dengaan pengeluaran, alias merugi total.

Sedangkan penghasilan dari padi meningkat, per tahun bisa belasan juta rupiah. 

"Untuk tahun 2019 sekitar 4 hektare yang beralih dari salak ke padi. Lahan yang beralih sebagian besar berada di sekitar Banjar Pesangkan Anyar, Pesangkan, dan Wates Kaja. Sedangkan Banjar yang lain masih tetap tanam salak karena belum ada aliran  air,"ungkap Gede Pawana, Selasa (24/12).

Kemungkinaan jumlah lahan salak yang beralih ke padi terus meningkat karena banyak lahan (salak) yang berdekatan sumber air.

Hanya saja peralihan dilakukan secara bertahap.

"30 persen lahan di Duda Timur awalnya sawah. Lahan yang beralih ke padi  belum sampai 30 persen,"jelas Pawana.

Luas wilayah Desa Duda Timur sekitar 964 hektare. Luas lahan pertanian (sawah) sekitar 26 hektare, sedangkaan sisanya adalah lahan  perkebunan berupa salak dan lain, serta pemukiman warga.

Warga yang tanam salak di Banjar Batugede, Juuk Legi, Putung, Pateh, Wates Kangin dan Wates Tengah.

8 Makanan Yang Baik Untuk Penderita Diabetes, Ternyata Buah Stroberi Dapat Mengurangi Insulin

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved