Breaking News:

Akhir-akhir ini Denpasar dan Kuta Semakin Macet, Ternyata Ada 20 Ribu Kendaraan Masuk Bali

Akhir-akhir ini Denpasar dan Kuta Semakin Macet, Ternyata Ada 20 Ribu Kendaraan Masuk Bali

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN BALI/FIRIZQI IRWAN
Kemacetan sudah terpantau padat merayap sejak Minggu (22/12/2019). Kendaraan yang melintas, terutama dari arah selatan menuju utara macet, namun dari arah sebaliknya utara menuju selatan arus lalu lintas ramai lancar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dipenghujung tahun 2019, kepadatan arus lalu lintas di Bali khususnya di wilayah Denpasar dan Badung semakin terasa.

Kasat Lantas Polresta Denpasar, AKP Adi Sulistyo Utomo mengatakan, kepadatan ini karena banyaknya kendaraan dari luar Bali yang sudah mulai datang untuk berlibur dan menyambut tahun baru 2020.

"Dari tanggal 23 Desember sudah ada 20 ribu kendaraan yang masuk ke Bali. Kita temui memang rata-rata kebanyakan plat luar Bali," ujarnya usai mengikuti pers conference di halaman Mapolresta Denpasar, Minggu (29/12/2019) siang.

Tak Lama Lagi Ubud Akan Ditinggalkan Wisatawan Asing, Cok Ace Sebut Satu Jalur Jadi Solusi

Wakil Bupati Nduga Buka Seragam Dihadapan Jasad Ajudannya, Lebih Baik Saya Jadi Rakyat Biasa

Mahfud MD Sebut Wakil Bupati Nduga Punya Manuver di Balik Langkah Tak Biasa Mundur dari Jabatan

AKP Adi mengatakan, lonjakan ini akan terus meningkat hingga pada puncaknya di tanggal 30 Desember 2019.

Kebanyakan kendaraan yang datang ke Bali dari Jawa yang masuk melalui Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali dan didominasi kendaraan roda empat.

"Mungkin teman-teman sudah merasakan dampak kemacetannya terutama di Denpasar dan Kuta, juga di bandara karena ada yang anter jemput tamu. Biasanya volume kendaraan ini berlangsung dari sore hingga malam hari," jelas Adi.

Mahasiswi Histeris di Kamar Mandi Saat Lihat Kelakuan Teman Kosnya, Ibu Kos Ambil Langkah Tegas

Sebelum Meninggal Terjebak di Goa Lele, Alief Rindu Bikin Puisi: Malaikat Bertopeng telah Tiba

"Kendaraan yang masuk ada yang dari Banyuwangi dan sekitarnya, tapi juga ada dari Jakarta dan Bandung. Diperkirakan nanti akan bertambah lagi," tambahnya.

Sementara itu, Adi mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku.

"Tetap patuhi aturan lalu lintas yang ada, jangan mabuk, patuhi intruksi petugas dilapangan jika ada pengalihan arus ataupun lainnya," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved