Sudah Ada 2 Koperasi Arak di Bali, Pemprov Bali Dorong Arak Bali Dapat Dipasarkan di Hotel

Pemprov Bali terus berupaya agar minuman fermentasi beralkohol khas Bali atau yang lebih dikenal dengan arak Bali dapat dilegalkan.

Sudah Ada 2 Koperasi Arak di Bali, Pemprov Bali Dorong Arak Bali Dapat Dipasarkan di Hotel
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Foto : Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Bali, I Wayan Mardiana 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemprov Bali terus berupaya agar minuman fermentasi beralkohol khas Bali atau yang lebih dikenal dengan arak Bali dapat dilegalkan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong para pengrajin arak tergabung dalam sebuah koperasi produksi.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Bali,  I Wayan Mardiana mengatakan peran koperasi sangat membantu dalam proses legalisasi arak ini.

Koperasi dapat mewadahi pengrajin arak lokal untuk menyalurkan hasil produksinya, karena Kementerian Perindustrian sudah menyetujui agar kuota produksi arak Bali dapat dinaikkan, sehingga bisa diterima di kalangan hotel dan restoran.

11 Nasib yang Dialami Kelahiran Sabtu Wage Kulantir, Cek di Sini

Terdata 96 Unit, Vila Bodong di Karangasem Kian Marak

Kemenperin Setujui Produksi dan Pemasaran Arak Bali, Koster: Jadi Arak Mau Kita Galakkan

“Supaya tidak hanya minuman keras saja yang bisa masuk sedangkan arak kok tidak bisa. Ini kedepan akan kita dorong sehingga produk ini bisa diterima di kalangan wisatawan,” kata Mardiana saat ditemui di Ruang Kerjanya, Jumat (3/1/2020).

Dari pihak Pemerintah  juga  membantu mempercepat legalisasi arak Bali dengan cara mendorong pengrajin arak tergabung dalam sebuah usaha koperasi.

Koperasi ini selanjutnya berperan untuk membina dan memperkuat kelembagaannya, sedangkan penguatan permodalannya didorong melalui fasilitasi perbankan.

“Karena manakala pengusaha-pengusaha arak ini mendapatkan modal mereka bisa mempunyai jaminan kredit, yang mana bisa dibantu melalui PT. Jamkrida. Dinas hanya memfasilitasi saja sehingga dengan pihak perbankan juga bisa mempermudah akses permodalannya. Itu yang akan kita dorong terutama untuk usaha arak ini,” ujarnya

Pihaknya berharap arak ini bisa berkiprah di Bali mengantisipasi banyaknya minuman keras lain yang sudah masuk ke Bali.

Sementara itu Kabid Kelembagaan Koperasi, Ketut Meniarta mengatakan pihaknya sudah mendampingi proses pembentukan koperasi arak di beberapa tempat di Bali.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved