Breaking News
Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pilkada Serentak Bali 2020

Golkar Tabanan Rayu Demokrat Gabung Koalisi Bersama NasDem

PLT Ketua Golkar Tabanan, Nyoman Wirya mengaku, pihaknya tidak hanya berkoalisi dengan NasDem saja di Pilkada Tabanan.

Tayang:
Penulis: Ragil Armando | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN BALI/RIZKI LAELANI
Ilustrasi Pilkada serentak 2020 di Provinsi Bali. 

Golkar Tabanan Rayu Demokrat Gabung Koalisi Bersama NasDem

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - PLT Ketua Golkar Tabanan, Nyoman Wirya mengaku, pihaknya tidak hanya berkoalisi dengan NasDem saja di Pilkada Tabanan.

Wirya mengatakan, akan merayu Demokrat untuk ikut koalisi di Pilkada nanti.

"Tetap kita akan ajak. Kan ada Demokrat yang belum. Kita pasti ajak," ucapnya, Senin (6/1/2020).

Seperti diketahui, berdasarkan hasil Pileg 2019, hanya PDIP yang bisa mengusung paket calon secara mandiri di Pilkada Tabanan 2020.

PDIP mendominasi DPRD Tabanan, yakni kuasai 28 dari 40 kursi atau 70,00 persen.

Ini jauh melebihi syarat minimal 20,00 persen suara parlemen untuk usung paket Cabup-Cawabup.

Sedangkan Golkar menempati posisi kedua dengan perolehan 5 kursi DPRD atau hanya 12,5 persen suara.

Sementara Gerindra dan NasDem berada di posisi berikutnya, masing-masing kebagian 3 kursi DPRD. Demokrat memiliki 1 kursi DPRD atau 2,50 persen suara.

Mas-Sukerana Setor Formulir di Hari Sama, Dikabarkan Bakal Duet di Pilkada Karangasem 2020

NasDem-Golkar Tabanan Resmi Berkoalisi, Lirik Tokoh Puri Anom Tabanan

Wakil Bupati Karangasem I Wayan Arthadipa Kembalikan Formulir, Ingin Maju di Pilkada Karangasem 2020

NasDem dan GolkarBerkoalisi

Ketua NasDem Tabanan, Wayan Sarjana, Senin (6/1/2020), memutuskan berkoalisi karena ada kesamaan visi dan misi.

Dua partai ini sudah mengoleksi 8 kursi DPRD Tabanan atau 20 persen, sehingga sudah cukup untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati di Pilkada nanti.

"Kita di NasDem kan memegang restorasi atau perubahan. Kami sama-sama visi ke depan, untuk Tabanan yang lebih baik kita berkoalisi," kata Sarjana.

Disinggung mengenai kapan akan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) koalisi, Sarjana menjawab, akan berkomunikasi lebih lanjut terkait hal itu.

Hanya saja, ia menargetkan menandatangani MoU pada awal Februari mendatang.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved