Warga Graha Santi Datangi Kantor DPRD Karangasem, Jelaskan Kronologis Ini

Warga Graha Santi Datangi Kantor DPRD Karangasem, menjelaskan kronologis proses pemekaran Banjar Adat Graha Santi dari Banjar Adat Kubu

Tribun Bali/Saiful Rohim
Foto : Krama Banjar Graha Santi, Desa Adat Kubu Juntal, Kecamatn Kubu menyambangi Kantor DPRD Karangasem, Selasa (7/1/2020) siang. Mereka diterima diruang transit DPRD. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Sekitar delapan warga Banjar Graha Santi, Desa Adat Kubu Juntal, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali, mendatangi Kantor DPRD Karangasem, Selasa (7/1/2020) siang.

Mereka datang untuk menyampaikan serta menjelaskan kronologis proses pemekaran Banjar Adat Graha Santi dari Banjar Adat Kubu.

Klian Banjar Adat Graha Santi, I Nyoman Witama mengatakan, pemekaraan Banjar Adat Graha Santi sudah mengikuti prosedur serta musyawarah desa tahun 2016 lalu.

Ide pemekaran sudah ada dari dulu dan dirapatkan 2016, setelah kegiatan gotong royong.

Curhat ke DPRD Bali, Krama Banjar Adat Kubu Karangasem Sebut Waswas Bentrok Jika Ada Pemekaran

Ketua DPRD Karangasem Tinjau Jalan Putus, Ini Fakta Mengejutkan yang Ditemui

Rapat digelar di Balai Banjar Kubu Kangin.

"Hampir sebagian besar warga sepakat dengan ide pemekaran. Warga juga meminta agar ide tersebut disampaikan ke Desa Adat Kubu Juntal saat sangkepan,"ungkap Witama saat ditemui sekitar Kantor DPRD Karangasem.

Ditambahkan, pada saat itu ide untuk pemekaran disampaikan ke Klian Banjar Adat Kubu.

Pemekaran ini dilakukan dengan tujuan pembagian krama untuk efektivitas pengelolaan terkait administrasi serta kegiatan adat.

"Saat itu krama bertekad untuk melakukan pemekaran,"tambah, I Nyoman Witama.

Banjar Adat Kubu sempat mengundang pengurus Banjar Graha Santi untuk mengikuti mejaya-jaya serta pelantikan pengurus Banjar Kubu.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved