KPK OTT Anggota KPU RI, Calon Komisioner PAW-nya asal Bali. Ini lho
Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi yang saat voting di Komisi III DPR RI, menjadi kandidat PAW komisioner KPU RI jika Wahyu Setiawan dipecat.
Penulis: Ragil Armando | Editor: Bambang Wiyono
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan berujung panjang. KPU RI berencana memecat mantan Ketua KPU Jateng tersebut.
Komisioner KPU RI, Ilham Saputra saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa Wahyu dapat dipecat jika nanti terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Ilham juga mengatakan, mekanisme mengenai pemberhentian tersebut diatur dalam UU Pemilu.
"Kalau di UU bahkan ya, kalau di UU itu harus kita berhentikan sementara terlebih dahulu," ujarnya, Kamis (9/1/2020).
Jika Wahyu diberhentikan, maka yang akan menggantikannya melalui Pengganti Antar Waktu (PAW) merupakan orang yang mendapat suara di bawah ketujuh anggota KPU RI saat ini.
Komisioner Bawaslu Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi saat voting di Komisi III DPR RI, adalah calon yang menempati urutan ke-8 dengan 21 suara.
Dengan begitu, Dewa Raka Sandi menjadi kandidat pengganti Wahyu jika nanti dipecat.
Saat dikonfirmasi, Raka Sandi menolak berkomentar. Kepada Tribun Bali, ia mengaku tidak mau berandai-andai.
"Saya nggak mau berandai-andai. Saya no comment, takut salah," katanya saat ditemui di Kantor Bawaslu Bali, Kamis (9/1/2020).
Ia juga mengatakan bahwa saat ini dirinya masih fokus untuk menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai Komisioner Bawaslu Bali.
"Saya saat ini fokus menjalankan tugas di Bawaslu saja. Ini saja kan belum jelas statusnya di KPK," ungkapnya.
Mantan Ketua KPU Bali ini mengaku prihatin dengan OTT yang menimpa Wahyu.
Ia berharap Wahyu dapat menyelesaikan kasusnya dengan baik.
"Sebagai kawan saya patut prihatin. Saya harap beliau bisa menyelesaikan kasusnya dengan baik," pungkas Raka Sandi. (*)
Voting Pemilihan Komisioner KPU
1. Pramono Ubaid Tanthowi (55 suara)
2. Wahyu Setiawan (55 suara)
3. Ilham Saputra (54 suara)
4. Hasyim Asy'ari (54 suara)
5 Viryan (52 suara)
6. Evi Novida Ginting Manik (48 suara)
7. Arief Budiman (30 suara)
8. I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi (21 suara)
9. Yessy Y Momongan (6 suara)
10. Sigit Pamungkas (4 suara)
11. Ida Budhiati (1 suara)
12. Sri Budi Eko Wardani (1 suara)
13. Ferry Kurnia Rizkiyansyah (1 suara)
14. Amus Atkana (0)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketua-kpu-bali-dewa-kadek-wiarsa-raka-sandi_20150826_122807.jpg)