Beberapa Daerah di Bali Ini Masuk Dalam Zona 'Blankspot' Tak Ada Akses Telepon Dan Internet

Beberapa desa diantaranya bahkan sama sekali belum dijangkau jaringan selular baik telepon maupun internet.

Tribun Bali/Istimewa
Ilustrasi Jaringan 3G 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI– Pesatnya perkembangan informasi dan komunikasi saat ini, sejumlah Desa di Kabupaten Bangli justru masih tergolong blankspot.

Beberapa desa diantaranya bahkan sama sekali belum dijangkau jaringan selular baik telepon maupun internet.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Persandian (Kominfosan) Bangli, I Wayan Dirgayusa, Kamis (16/1/2020).

Berdasarkan fakta lapangan, terdapat delapan desa di wilayah Kintamani yang masih tergolong blankspot.

Diantaranya Desa Binyan, Subaya, Siakin, Kutuh, Batur Utara, Batur Selatan, Batur Tengah, dan Sukawana.

“Sejatinya hampir semua desa ada blankspot, namun hanya sebagian kecil saja. Yang paling besar hanya delapan desa tersebut. Dari jumlah itu, tiga desa diantaranya bahkan total belum tersedia jaringan baik untuk telepon maupun internet. Diantaranya Desa Binyan, Siakin, dan Subaya,” ujarnya.

Pria yang merupakan mantan camat Kintamani mengungkapkan penyebab blankspot salah satunya dipengaruhi faktor topografi wilayah.

Pihaknya tidak memungkiri jika kondisi tersebut berdampak pada sejumlah aktivitas.

Seperti di desa, beberapa pegawai mau tidak mau harus mencari titik tertentu untuk mengirim laporan.

Karenanya saat mengalami kebencanaan, warga sekitar hanya mengandalkan jaringan radio orari.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved