Breaking News:

Pemancing Hilang di Teluk Terima

Ditemukan Tewas, Kepala SAR Buleleng Sebut Kaki Putu Agus Terikat Pemberat, Muncul Dugaan Ini

Saat mengevakuasi jenazah korban, pihaknya sempat dikejutkan lantaran satu kakinya dalam keadaan terikat tali pemberat yang ada di keramba tersebut.

dokumentasi Tim SAR buleleng
Petugas SAR Buleleng mengevakuasi jasad Putu Agus Yudi Ariana (33) yang ditemukan tak bernyawa di dalam laut berkedalaman 30 meter. Belakangan diketahui, petugas Pos SAR Buleleng menyatanya menemukan jenazah pria asal Banjar Anyar, Desa Baluk, Jembrana, Bali itu dalam kondisi kaki yang terjerat tali pemberat yang ada di keramba tersebut. 

Ditemukan Tewas, Kepala SAR Buleleng Sebut Kaki Putu Agus Terikat Pemberat, Muncul Dugaan Ini

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kematian Putu Agus Yudi Ariana (33) menyisakan tanda tanya.

Belakangan diketahui, petugas Pos SAR Buleleng menyatanya menemukan jenazah pria asal Banjar Anyar, Desa Baluk, Jembrana, Bali itu dalam kondisi kaki yang terjerat tali pemberat yang ada di keramba tersebut.

Kepala Pos SAR Buleleng, Dewa Putu Hendri Gunawan dikonfirmasi melalui saluran telepon Sabtu (18/1/2020) sore mengatakan, jenazah Putu Agus ditemukan di sekitar keramba tempat ia memancing di kedalaman sekitar 30 meter.

Saat mengevakuasi jenazah korban, pihaknya sempat dikejutkan lantaran satu kakinya dalam keadaan terikat tali pemberat yang ada di keramba tersebut.

Putu Hendri pun menduga, Putu Agus meninggal akibat bunuh diri.

"Ini baru dugaan sementara. Yang bersangkutan mungkin bunuh diri, dengan cara mengikatkan kakinya menggunakan tali pemberat yang di bawah tali itu ada betonnya. Setelah itu mungkin korban menceburkan diri ke dalam laut. Ini masih dugaan sementara ya," jelas Hendri.

Nelayan yang Hilang di Teluk Terima Buleleng Muncul ke Permukaan dalam Kondisi Meninggal Dunia

BREAKING NEWS - Putu Agus Dikabarkan Hilang di Teluk Terima Buleleng, Tim SAR Lakukan Pencarian

Gerakan Yuk Berbagai Remaja Masjid Janik Nurul Akmal Buleleng, Dari Masyarakat, Untuk Masyarakat

Apakah ada kemungkinan Putu Agus juga dibunuh?

"Saya rasa tidak. Karena saat divisum tidak ada tanda-tanda kekerasan. Mungkin meninggal karena bunuh diri. Ini masih dugaan sementara. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi," jawab Hendri.

Saat ini jenazah Putu Agus telah disemayamkan di rumah duka, di Jembarana.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved