Kisah Buruh Tani Ikut Jalan Kaki Kirab Keraton Agung Sejagat Dengan Seragam Seharga Rp 2 Juta

Kasnan ikut jalan berbaris sambil mengangkat panji-panji bertuliskan aksara jawa yang tidak dimengertinya.

Kisah Buruh Tani Ikut Jalan Kaki Kirab Keraton Agung Sejagat Dengan Seragam Seharga Rp 2 Juta
(KOMPAS.COM/DANI JULIUS)
Buruh tani asal Kulon Progo, DI Yogyakarta, bernama Kasnan dan seragam yang dibeli sebagai bagian pengikut Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah 

Kancing emas berbaris di sisi kanan kiri depan badan dari atas ke bawah.

Terdapat pangkat bertuliskan aksara jawa di pundak, bordiran keemasan di lengan bawah dan sekitaran kerah baju.

"Istri belum tahu waktu itu. Saya dapat pakaian Kamis, saya pakai di sana (sebelum kirab). Kalau saya pakai sejak dari sini (Cogenaran), bisa heboh kampung," kata Kasnan.

Ayah empat anak ini senang menjalin perteman.

Hal itu yang membuatnya mau beberapa kali ikut acara yang digelar Keraton Agung Sejagat.

Namun, ia belum sepenuhnya yakin akan terlibat di dalam komunitas ini.

Ia berharap menemukan hal positif setelah membuka jaringan pertemanan.

Dalam berbagai pertemuan itu, kenang Kasnan, lebih banyak membicarakan soal kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan, diawali mendata warga yang layak mendapat uluran bantuan.

Kasnan mengaku tergugah oleh rencana kegiatan kemanusian dalam komunitas ini. Ia pun akhirnya mau bergabung.

"Tapi tidak serta merta ikut. Saya bukan orang yang cepat langsung log in gitu saja. Saya harus berpikir panjang. Akhirnya ikut, siapa tahu bagus," kata Kasnan.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved