Mencicipi Cokelat Nusantara, dari Flores, Bali hingga Aceh, Begini Perbedaan Rasanya

Mencicipi Cokelat Nusantara, dari Flores, Bali hingga Aceh, Begini Perbedaan Rasanya

Mencicipi Cokelat Nusantara, dari Flores, Bali hingga Aceh, Begini Perbedaan Rasanya
kompas.com
Ilustrasi - Mencicipi Cokelat Nusantara, dari Flores, Bali hingga Aceh, Begini Perbedaan Rasanya 

Mencicipi Cokelat Nusantara, dari Flores, Bali hingga Aceh, Begini Perbedaan Rasanya

TRIBUN-BALI.COM - Mencicipi Cokelat Nusantara, dari Flores, Bali hingga Aceh, Begini Perbedaan Rasanya

Sore itu mendung masih menggelayut di langit Jakarta, ketika seorang wanita berparas cantik dengan setelan putih-hitam menyambut para tamu di Le Chocolat Lounge, Hotel Pullman, Jakarta.

"Terima kasih telah datang. Kita semua berkumpul di sini untuk menikmati sajian minuman cokelat asal Indonesia," ujar perempuan bernama Tissa Aunilla, yang adalah founder Pipiltin Cocoa.

Tak lama berselang, para pelayan membawa satu set single origin cacao, serta chips and chocolate dipping untuk setiap tamu yang hadir.

Satu set single origin cacao terdiri dari tiga gelas kecil berisi cokelat dengan tag bertulis Pidie Jaya Aceh, Tabanan Bali, dan Tanazozo Flores pada masing-masing gelas, --serta satu gelas soda.

"Sebelum kalian mencoba minuman cokelatnya, disarankan minum soda water lebih dulu untuk menetralkan rasa di mulut," kata Tissa lagi.

Minuman pertama yang kami cicipi adalah cokelat Flores.

Teksturnya cenderung strong, agak kental dan rasanya pahit, seperti kopi.

Setelah itu kami meminum soda water sesuai saran Tissa, agar rasa dari cokelat Flores tidak bercampur dengan cokelat Bali yang akan dicicipi berikutnya.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved