BNNP Bali Ungkap Tindak Pindana Narkotika Jaringan Medan, Pelatih Surfing Ditangkap di Canggu

BNNP Bali rilis pengungkapan tindak pidana narkotika jenis ganja jaringan Medan yang masuk ke Bali.

BNNP Bali Ungkap Tindak Pindana Narkotika Jaringan Medan, Pelatih Surfing Ditangkap di Canggu
Tribun Bali/Rino Gale
BNNP Bali rilis tindak pidana narkotika jenis ganja jaringan Medan 

Laporan Wartawan Tribun Bali- Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- BNNP Bali rilis pengungkapan tindak pidana narkotika jenis ganja jaringan Medan yang masuk ke Bali.

Pelaku penerima paket ganja Criswandy (28) yang berprofesi sebagai pelatih surfing, diamankan petugas di pinggir Jalan Tanah Barak, Br Canggu, Desa Canggu, Kuta Utara, Bali.

"Pada Kamis (16/1/2020) sekitar pukul 14.00 Wita, kami berhasil mengamankan pelaku saat mengambil barang kiriman yang berisi ganja yakni 50 paket yang di dalamnya berisi narkotika jenis ganja dengan berat 30.392,82 gram brutto dan satu Hp merk Xiaomi warna gold," ujar Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali, Brigjen Pol Drs I Putu Gede Suastawa di Kantor BNNP Bali, Senin (20/1/2020).

Hendak Bersihkan Sungai, Sudiarsa Terkejut Menemukan Jenazah Bayi di Dalam Ransel

Sakit Autoimun, Hasil Cek Darah Ashanty Kurang Baik Kadar Merkuri Capai Batas Maksimal

Ruang Kelas SDN 2 Pertima Karangasem Rusak Parah, Plafon Kelas Jebol dan Temboknya Retak

"Pelaku memang berprofesi sebagai pelatih surfing di kawasan pantai Canggu. Yang pasti nanti diedarkan ke sesama pelatih surfing dan para tamu juga," imbuhnya

Paket ganja ini bermula dikirim dari Medan ke Bali melalui jasa pengiriman kilat.

"Pengakuan dari pelaku baru kali ini menerima barang itu. Tapi kita akan selidiki terus. Dan pelaku ini baru dua tahun di Bali. Pelaku juga yang menerima dan kemudian diedarkan," ujarnya.

44 Produk Ilegal di Jembrana Ditindak Loka Pom Buleleng, Paling Banyak Komestik Tanpa Izin Edar

Pingsan Saat Tebang Pohon, Tubuh Pria Ini Digigit Kawanan Semut Merah Hingga Nyawanya Tak Tertolong

BREAKING NEWS Jenazah Bayi Perempuan Ditemukan di Tukad Badung Denpasar, Ada di Dalam Ransel

Kabid Barantas BNNP Bali, AKBP Nyoman Sebudi menambahkan, pihaknya sebelumnya telah mendapatkan informasi bahwa adanya paket narkoba yang akan dikirim ke Bali.

"Dari jasa penitipan barang, kita mendapatkan informasi bahwa ada barang narkotika yang akan masuk ke Bali. Sebelumnya, kita sudah petakan jaringan itu bahwa pelaku sudah hampir lima kali menerima barang tersebut dengan jumlah kecil."

"Jadi ganja ini dari Aceh melalui Medan (Pematangsiantar) baru ke Bali. Kita juga kerja sama dengan BNNP Sumatera Utara. Biasanya kalau dijual di Bali ini kisaran Rp 10-15 juta," ujarnya.

Tagar #GetWellSoonDonghae Trending Twitter, Member Super Junior Ini Ungkap Kondisi Kesehatannya

Pembangunan Gedung SDN 3 Peguyangan Molor, Diharapkan Selesai Minggu Ini  

Tambahnya, ia mengakui pelaku cukup lihai dalam mengawasi peredaran barangnya agar tidak diketahui petugas.

"Jadi saat barang itu sudah di Bali, barang tersebut di tempat penitipan barang dan mau diantar. Namun pelaku ini memberikan alamat palsu kepada pihak penitipan barang sebanyak dua kali. Setelah itu pelaku memesan drop box melalui aplikasi untuk mengambil barang itu."

"Sementara itu, pelaku membayangi di sekitaran situ dan melihat ada petugas gak, pintar juga ini. Kita juga kemudian memeriksa tempat tinggal pelaku dan menemukan tiga paket ganja seberat 1.267,92 gram brutto," imbhunya.

Kini pelaku diamankan dan dikenakan pasal 114 ayat 2 atau pasal 111 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: Rino Gale
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved