Usai Bakar Ilalang, Gudang Kayu di Ubud Terbakar
Sebuah gudang kayu di Banjar Tegal Bingin, Desa Mas, Ubud Gianyar terbakar, setelah pembakaran ilalang
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Irma Budiarti
Usai Bakar Ilalang, Gudang Kayu di Ubud Terbakar
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sebuah gudang kayu di Banjar Tegal Bingin, Desa Mas, Ubud, Gianyar, Bali, terbakar, Rabu (22/1/2020) pukul 23.00 Wita.
Korban I Nyoman Sumandita (48), mengalami kerugian mencapai Rp 100 juta.
Kebakaran ini diduga disebabkan sisa bakaran ilalang.
Informasi dihimpun Tribun Bali, Kamis (23/1/2020), sebelum kebakaran terjadi, Pekak Marsono, yang merupakan ayah korban, sempat membersihkan ilalang yang tumbuh liar di sekitar gudang kayu anaknya, Rabu (22/1/2020) pukul 17.00 Wita.
Hal itu dilakukan si kakek, dengan tujuan positif.
Ilalang yang telah dipotong, lantas dibakar di areal yang berjarak tiga meter dari gudang kayu.
Namun, lantaran keterbatasan memahami penyebab kebakaran, Pekak Marsono meninggalkan tempat ia membakar ilalang, seusai memastikan kobaran api telah padam.
• Perlu Regulasi Lestarikan Raja Dalam Tatanan Budaya, Cegah Munculnya Raja-raja Halusinasi
• BPJamsostek Tegaskan Dana Peserta Aman
Tanpa diduga, sisa kebakaran merembet tanaman kering, lalu menjalar ke gudang kayu.
Sekitar pukul 23.00 Wita, I Nyoman Sumarta (48), yang merupakan tetangga korban, melihat kepulan asap dan api berkobar di gudang kayu tersebut.
Tanpa pikir panjang, Sumarta lantas mengubungi korban, yang kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Gianyar.
Sembari menunggu petugas datang, sejumlah warga sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
Kepala Dinas Damkar Gianyar, I Made Watha mengatakan, saat menerima informasi via telepon, pihaknya langsung mengerahkan empat unit mobil damkar.
Pihaknya mendapatkan laporan pukul 23.12 Wita, dan sampai di lokasi pukul 23.17 Wita.
• Soal Keturunan Raja Majapahit, Turah Bima Enggan Tanggapi Klaim Aryawedakarna
• Jumlah Wisatawan Australia Geser China di 2019, Bandara Ngurah Rai Layani 6.298.852 Wisman
Lantaran matarial yang terbakar merupakan kayu, dan kondisi api relatif besar, pihaknya membutuhkan waktu pemadaman 1,35 jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-kebakaran_20180714_175756.jpg)