Breaking News:

Kondisi Pasien Suspect Rabies Berangsur Stabil, Hasil Cek Malaria Negatif

Lima warga asal NTT yang dirawat karena suspect rabies di RSUD Klungkung, kondisinya mulai stabil

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Lima warga asal NTT yang dirawat karena suspect rabies di RSUD Klungkung, Klungkung, Bali, kondisinya mulai stabil, Minggu (26/1/2020). Kondisi Pasien Suspect Rabies Berangsur Stabil, Hasil Cek Malaria Negatif 

Kondisi Pasien Suspect Rabies Berangsur Stabil, Hasil Cek Malaria Negatif

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Lima warga asal NTT yang dirawat karena suspect rabies di RSUD Klungkung, kondisinya mulai stabil, Minggu (26/1/2020).

Beberapa pasien sudah diberikan VAR (Vaksin Anti Rabies) untuk kedua kalinya.

Pihak RSUD Klungkung pun masih melakukan perawatan itensif, untuk memastikan penyakit yang mereka alami.

"Empat pasien kondisi suhu tubuhnya mulai stabil dan sudah mendapatkan VAR kedua. Sementara satu pasien masih demam," ujar Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Gusti Putu Widiyasa.

Karena Keluhan Masyarakat, Dua Toilet Gedung Mario Tabanan Dibikin Berbayar

Dinas PUPR Uji Coba Alat Membran Bio Reaktor untuk Jernihkan Air di Ring River Puspem Badung

Ia menjelaskan, sebelumnya semua pasien juga sempat dilakukan cek lab.

Karena mereka dicurigai juga mengalami malaria, namun hasilnya negatif.

"Besok Senin (27/1/2020), dokter akan memeriksa lagi kondisi pasien. Saat ini kelimanya masih dirawat dalam satu ruangan, dan terus dipantau perkembangan kondisinya," ungkap Gusti Putu.

Kelima pasien tersebut dirawat dengan suspect rabies, karena pertengahan bulan Januari 2020 lalu mereka semua sempat digigit anjing positif rabies.

Mulai 1 Februari 2020, 134 Ribu PBI di Buleleng Bakal Kembali Aktif

Imlek 2020, Chinese New Year Spring Festival Hadir di Bandara Ngurah Rai Bali

Bahkan anjing tersebut juga menggigit 6 warga lainnya, di Lingkungan Sangkan Buana, Semarapura Kauh, Klungkung, Bali.

"Semua sementara masih bisa minum air dan tidak ada phobia cahaya. Kondisinya stabil," ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Klungkung I Wayan Kariana.

Ia menjelaskan, gejala yang biasanya khas dari terinfeksi rabies antara lain pasien takut cahaya matahari dan takut dengan air.

Serta air liur pasien yang biasanya keluar secara berlebih.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved