Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Merasa Rumah Selalu Berantakan? Coba Terapkan Trik Ini

Setiap orang memiliki standar berbeda tentang bagaimana cara mempertahankan rumah masing-masing agar tetap rapi.

Gracewood
Ilustrasi rumah 

TRIBUN-BALI.COM - Setiap orang memiliki standar berbeda tentang bagaimana cara mempertahankan rumah masing-masing agar tetap rapi.

Tapi terkadang, tidak peduli seberapa baik niat dan betapa sulitnya mencoba, Anda tidak bisa terus berada di ruang yang diinginkan.

Inilah beberapa alasan mengapa Anda terjebak, dan cara menghilangkan kebiasaan tersebut.

1. Memiliki terlalu banyak barang

Apakah Anda selalu merasa banyak barang yang hilang atau tidak ada tempat untuk meletakkan semua barang?

Cara Menggemukkan Dompet dengan Gaya Hidup Minimalis, Jangan Remehkan Uang Receh

Kritik Antibodi di Album Songs For The Disorder

Empat Pilihan Film yang Cocok Ditonton untuk di Akhir Pekan, Ada Mangga Muda hingga 1917

Masalahnya bukan pada penyimpanan, tetapi Anda perlu menyingkirkan barang agar bisa hidup sesuai dengan parameter ruang fisik di rumah.

Hal tersebut mungkin membuat Anda seringkali menghabiskan banyak waktu untuk mengatur, tapi sepertinya selalu gagal.

Mengurangi barang-barang, terutama yang tidak dibutuhkan, akan memberi Anda ruang untuk bernafas, ketenangan pikiran, dan rumah yang mampu bertahan dalam keteraturan.

Uniknya Menu Pisang Nugget Kekinian Milik Cak Iwan, Toppingnya Melimpah dan Lumer di Lidah

4 Orang Alami Kecelakaan di Denpasar, Satu Meninggal

Bukan Mitos, Ini Arti Ayam Jago Berkokok Tengah Malam & Angsa Tidur Sambil Berdiri dengan Satu Kaki

2. Tidak tahu harus mulai dari mana

Ketika segala sesuatu di luar kendali atau terlalu lama berlalu, ini adalah rintangan bahkan untuk memulai membereskan rumah.

Satu kekacauan kecil bisa memancing kekacauan selanjutnya.

Misalnya, saat Anda meletakkan baju kotor di lantai dan tidak langsung membereskannya, bisa jadi di waktu mendatang, Anda akan meletakkan baju lainnya di lantai ruangan lain.

Taktik yang bisa Anda lakukan adalah dengan memilih satu ruangan atau fokus pada satu sudut saja.

Kemudian kerjakan di sekitar ruangan searah jarum jam, bersihkan setiap ruang dan letakkan barang masing-masing.

Negara-Negara Ini Telah Terjangkit Virus Corona, Tak Semuanya Menunjukkan Gejala

Setiap Generasi Ini Punya Perbedaan Keahlian, Apa Keahlian Pekerja Milenial?

6 Menu Minuman dan Makanan Untuk Penderita Asam Lambung

Jangan terganggu hal-hal lain!

Jangan mulai bekerja di ruang cuci saat Anda tengah meletakkan baju kotor dari kamar.

Tetaplah fokus sehingga Anda akan sampai pada titik kritis, yaitu satu ruang bersih akan mengarah ke yang lain.

Kunci untuk pemeliharaan di sini adalah untuk membersihkan dengan sangat teliti, sampai pada titik di mana satu hal tidak pada tempatnya, Anda ingin segera menyimpannya.

3. Tidak punya cukup waktu

Terkadang Anda benar-benar tidak punya waktu untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga dan itu tidak masalah.

Anda bisa menyewa pembersih rumah untuk pembersihan rutin atau penyelenggara profesional untuk memulai sistem organisasi.

Hadapi situasi, jangan merasa bersalah, dan dapatkan bantuan yang Anda butuhkan!

Digigit Anjing Kintamani yang Kena Rabies, 5 Warga NTT di Bali Ini Demam Tinggi & Satu Orang Kejang

Seusai Lawan Inter Milan U-17, Striker Garuda Select Tuai Pujian dari Warga Italia

Anda mungkin bisa meminta bantuan teman atau kerabat terpercaya di area yang sama juga.

Pastikan Anda memiliki tingkat kedekatan yang cukup baik pada teman atau kerabat tersebut.

Misalnya, jangan memilih sepupu yang menginginkan Anda membuang segalanya tanpa pertimbangan sehingga justru membuat Anda stres.

4. Ada hal lain yang lebih penting

Ada saat-saat tertentu dalam hidup ketika rutinitas Anda terganggu dan tidak bisa menjaga ketertiban di rumah seperti yang diinginkan.

Mungkin ada bayi yang baru lahir di rumah atau anggota keluarga berada di rumah sakit.

Dalam situasi seperti ini, jika Anda bisa mengatasi gangguan itu, terimalah.

Jika memang ternyata berdampak negatif, hubungi bantuan.

Terkadang, mendapati semua barang berada di tempat yang kita ketahui akan membuat perasaan lebih tenang.

Faktanya, meletakkan barang-barang sesuai tempatnya adalah sebuah terapi.

Virus Corona Sudah Positif Merebak di 12 Negara, dari China, Jepang Hingga Australia

Pamor Motor Bebek Tenggelam oleh Motor Matic, Harga Motor Bekas Anjlok, Ini Daftarnya

5. Orang lain tidak memiliki visi yang sama

Jangan berharap semua orang di rumah, melakukan hal-hal persis seperti yang Anda lakukan.

Anda harus mengatakan keinginan Anda, tetapi juga perlu bersikap terbuka terhadap sudut pandang mereka dan berkompromi dalam percakapan.

Jika Anda memiliki anak, bantu mereka belajar membersihkan diri mereka sendiri, tapi ingat mereka juga sedang belajar.

Apapun situasinya, cobalah untuk membangun rutinitas kooperatif dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui jadwal, daftar periksa, atau kebiasaan sehari-hari.

Pastikan peran dan harapan didefinisikan secara jelas dan lakukan yang terbaik untuk mengikuti arus sehingga Anda tidak mengorbankan ketenangan rumah tangga karena keteraturannya.

Ini Kediaman Jenderal Bintang 5 di Sunda Empire Profesor Nasri Banks yang Punya Rumah Sering Nagih

6. Standar tidak realistis

Jika Anda merasa kecewa dengan keadaan rumah, mungkin sudah waktunya untuk melakukan introspeksi.

Apa yang benar-benar mengganggu Anda?

Apakah Anda tidak memiliki daftar keinginan untuk dekorasi?

Apakah rumah Anda seharusnya seperti yang ada di dalam majalah yang siap didatangi tamu kapan saja.

Tidak ada yang hidup seperti itu.

Kalaupun ada beberapa orang yang melakukannya, mereka bukan Anda.

Jika mendapati Anda bertahan pada standar yang tidak realistis, ini saatnya untuk menentukan standar sendiri dan temukan kepuasan di sana.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Merasa Rumah Selalu Berantakan? Ini Trik Mengatasinya!"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved