Negara-Negara Ini Telah Terjangkit Virus Corona, Tak Semuanya Menunjukkan Gejala

Seorang pria tak memiliki gejala seusai mendarat di AS, tetapi membaca tentang virus tersebut.

Twitter via Al Jazeera
tangkap rekaman dari sebuah video yang beredar di Weibo, China, memperlihatkan mayat yang diduga korban virus corona tergeletak di selasar rumah sakit di Wuhan. 

TRIBUN-BALI.COM – Virus corona dengan karakteristik mirip dengan SARS tengah menjadi perhatian masyarakat internasional.

Pasalnya, virus tersebut telah menyebar ke berbagai negara.

Setidaknya, sampai dengan hari ini, terdapat 10 negara yang mengonfirmasi adanya kasus tersebut.

Berikut ini 10 negara yang sudah mengonfirmasi adanya temuan kasus virus corona:

1. China

China menjadi negara yang dituding sebagai sumber keberadaan virus corona.

Dikutip dari NBC News, telah terdapat temuan 41 pasien dengan virus corona yang mengalami kematian.

Jumlah tersebut naik, dari data sebelumnya di mana dilaporkan setidaknya terdapat 26 orang meninggal dari 830 kasus yang dikonfirmasi ada di negara itu.

Begini Kekocakan Kaesang Pangarep Manfaatkan Viralnya Sunda Empire dengan Promokan Bisnis Kulinernya

Digigit Anjing Kintamani yang Kena Rabies, 5 Warga NTT di Bali Ini Demam Tinggi & Satu Orang Kejang

3 Hari Ada di Bali, Sunda Empire Siapkan Rp 1 Triliun untuk Pertemuan Ibu Negara se-Dunia

Virus corona pertama kali diidentifikasi pada 31 Desember di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Jumlah populasi masyarakat yang mencapai 11 juta dan lokasinya yang terhubung dengan berbagai wilayah lain diperkirakan membuat virus corona menyebar sampai ke kota lain, bahkan luar negeri.

Dikutip dari CNBC, guna menangani kasus ini, China mengalokasikan 1 miliar yuan atau setara 145 juta dollar AS untuk menangani wabah tersebut.

Kota Wuhan membangun rumah sakit dengan 1.000 tempat tidur untuk merawat mereka yang terinfeksi dan berencana mengoperasikannya awal minggu.

2. Jepang

Selain China, negara lain yang mengonfirmasi penyebaran virus corona adalah Jepang.

Mengutip dari Rappler, pada 16 Januari, Kementerian Kesehatan Jepang mengonfirmasi kasus pertamanya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved