Air Danau Batur Berubah Hijau, Pembudidaya Ikan Khawatir
Air di wilayah Danau Batur diketahui berubah warna menjadi hijau. Kondisi tersebut menyebabkan para pembudidaya ikan khawatir.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Pada saat itu barulah diketahui dampak pasti, berapa total ikan yang mati akibat semburan belerang.
Jembawa sendiri mengaku ia memiliki 18 plong kuramba jaring apung (KJA).
• Kronologi 2 Penyelundup Senjata KKB Papua Diringkus, Sebelumnya Pentolan KKB Ini Tewas Ditembak
• Ini Daftar Negara Dengan Harga Makanan Termahal dan Termurah di Dunia, Apa Indonesia Termasuk ?
• Ada Pasien Mengeluh Demam hingga Pilek, Pengunjung RSUD Sanjiwani Gempar Dikira Suspect Virus Corona
Dari jumlah tersebut diakui ada 15 ribu ekor benih ikan yang baru ditebar, serta 15 ribu ekor ikan jenis mujair usia dewasa yang siap panen.
“Kalau normalnya sudah sudah siap dipanen. Namun karena kondisi ini, ikan yang siap dipanen cenderung lebih rawan mati,” katanya.
Jembawa mengaku hanya bisa pasrah mengingat ini merupakan fenomena alam.
Ia hanya mampu berharap pasca semburan belerang yang terjadi tidak menyebabkan kematian ikan.
“Walaupun jika ada kematian kita rugi puluhan juta, karena ini merupakan fenomena alam ya apa boleh buat. Kalau sekarang dari total ikan yang siap panen, minimal mampu menghasilkan Rp 30 juta,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kondisi-perubahan-warna-air-danau-batur.jpg)