Breaking News:

Tarif Tol Bali Mandara Mau Naik Dalam Waktu Dekat? Begini Kata Manajemen

Tarif Tol Bali Mandara Mau Naik Dalam Waktu Dekat? Begini Kata Manajemennya

Tribun Bali/Rizal Fanany
Antrean kendaraan bermotor di dekat Jalan Tol Bali Mandara di Wilayah Denpasar beberapa waktu lalu. Kemacetan kendaraan bermotor di Denpasar semakin hari semakin meningkat. Salah satu dugaan penyebabnya adalah karena pertumbuhan jumlah kendaraan tak diimbangi dengan pertumbuhan ruas jalan. 

TRIBUN BALI.COM,DENPASAR - Penyesuaian Tarif Tol pada Jalan Tol Bali Mandara (Nusa Dua – Ngurah Rai – Benoa), maka terhitung mulai Jumat, 8 Desember 2017, pukul 00:00 Wita, Jalan Tol Bali Mandara memberlakukan tarif yang saat ini diterapkan.

Dan kini setelah dua tahun akan kembali dilakukan penyesuaian tarif atau pemberlakuan tarif baru.

Penyesuaian tarif itu dilakukan secara berkala setiap dua tahun, yang telah diatur dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 38 Tahun 2004, berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh kumulatif inflasi selama dua tahun, hal ini bertujuan untuk meringankan beban pengguna jalan tol. 

“Untuk tarif tol baru ini (Tol Bali Mandara) memang dari SK Kementrian PUPR sudah turun jadi ini baru dalam tahap sosialisasi. Memang dalam ketentuannya kita harus melakukan sosialisasi baik berupa spanduk maupun di medsos sebelum dilakukan penyesuaian tarif,” jelas Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol Enkky Sasono Anas Wijaya, Rabu (29/1/2020).

Di Wuhan China Dilaporkan Ada WNI yang Sakit Namun Enggan ke Rumah Sakit karena Khawatir Soal Ini

Tangkal Virus Corona Lewat Niskala, Daerah di Bali Gelar Ritual Nangluk Merana Untuk Menolak Bala

MenPANRB Sebut Birokrasi Berbelit Perlambat Pengambilan Keputusan, BNPT Tandatangani Perjanjian Ini

Ia menyampaikan pemberlakuan penyesuaian tarif baru akan diberlakukan dalam waktu dekat sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 1234/KPTS/M/2019.

“Kita sebut naik sebetulnya enggak. Prinsipnya adalah menyesuaikan dengan angka inflasi selama dua tahun. Karena apabila tarif tol tetap selama masa konsensi atau tidak ada kenaikan berkala, maka tarif tol pada masa konsesi berikutnya akan menjadi tinggi dan diluar daya beli masyarakat, serta jalan tol tidak bisa memberikan manfaat sebagai jalan alternatif,” ungkapnya.

Enkky menuturkan dengan angka inflasi di Bali ini dibandingkan dengan tarif tol lainnya akan berubah.

Misalnya untuk tarif golongan I sedan dan jeep atau sejenisnya dari Rp 11.500 lalu menjadi Rp 12.500. 

Kenapa naiknya tinggi sekali?

Karena pada saat dua tahun lalu kan penyesuaian tiap dua tahun sistemnya itu pembulatan Rp 500 kebawah.

Kalau diatas Rp 500 dia tidak dihilangkan tapi yang berlaku itu Rp 500 nya dan yang sisa 500 nya itu disimpan untuk dua tahun kedepannya.

Sebenarnya sebagian itu dari kenaikan dua tahun sebelumnya. 

Penyesuaian tarif juga sekaligus, Pemerintah secara regulasi menyesuaikan mengenai golongan kendaraan.

Dari sebelumnya ada 5 golongan kendaraan akan diubah menjadi 3 golongan saja.

“Kalau dulu ada 5 golongan nanti akan jadi 3 golongan sehingga golongan 1 tetap lalu golongan 2 dan 3 yang lama masuk di golongan 2. Untuk golongan 4 dan 5 masuk ke golongan 3,” tuturnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved