Dua Terduga Pelaku Illegal Logging di Desa Pangkung Paruk Ditemukan di Tabanan

Aparat kepolisian Polres Buleleng berhasil menemukan dua terduga pelaku illegal logging di hutan lindung Desa Pangkung Paruk

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Sumarjaya. Dua Terduga Pelaku Illegal Logging di Desa Pangkung Paruk Ditemukan di Tabanan 

Dua Terduga Pelaku Illegal Logging di Desa Pangkung Paruk Ditemukan di Tabanan

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Aparat kepolisian Polres Buleleng berhasil menemukan dua terduga pelaku illegal logging di hutan lindung Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali.

Mereka adalah KW bersama anaknya KA.

Keduanya ditemukan di tempat persembunyiannya di Tabanan.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya ditemui, Senin (3/2/2020) pagi mengatakan, KW dan KA saat ini masih dimintai keterangan oleh pihak penyidik.

Polisi pun masih membutuhkan waktu 1x24 jam untuk membutikan apakah benar ayah dan anak itu terlibat dalam aksi illegal logging tersebut.

"Karena masih dalam proses penyidikan, kami belum bisa menyampaikan secara gamblang status kepada dua orang yang dimintai keterangan ini. Nanti bila hasil penyidikan ditemukan bukti yang cukup, baru lah penyidik bisa menetapkan terhadap dua orang yang diduga terlibat dalam illegal logging tersebut," jelasnya.

KW dan KA berhasil ditemukan oleh polisi di Kecamatan Kerambitan, Tabanan pada Minggu dinihari.

Keduanya kemudian langsung digiring ke Mapolres Buleleng untuk dimintai keterangan.

"Kami ajak ke Polres untuk dimintai keterangan. Penyidik masih bekerja. Jadi mohon bersabar. Sementara baru dua yang dimintai keterangan," tutupnya.

Seperti diketahui, KA dan KW asal Dusun Lebah Mantung, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Buleleng, diduga terlibat kasus illegal logging yang terjadi di hutan lindung Desa Pangkung Paruk.

Kasus illegal logging ini mulanya berhasil diungkap TNI Buleleng'>Kodim 1609/ Buleleng, dengan mengamankan barang bukti berupa 23 balok kayu jenis sonokeling.

Namun saat hendak dilakukan penangkapan, pelaku yang disebut berjumlah lima orang berhasil melarikan diri.

Namun wajah dua dari lima terduga pelaku itu berhasil dikenali oleh Perbekel Desa Pangkung Paruk, Ketut Sudiarsana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved