Breaking News:

Turis China di Bali Diperkirakan 5.000 Orang, Konjen China Sebut 200 Diantaranya Berasal dari Wuhan

Konsulat Jenderal (Konjen) China di Denpasar memperkirakan sebanyak 5.000 wisatawan asal negeri itu masih berlibur di Bali.

Tribun Bali/Putu Supartika
Wisatawan berkunjung di Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, Bali. Tahun 2019 Kunjungan Wisatawan dan Pendapatan Monumen Bajra Sandhi Turun 

Pemerintah China melalui  perwakilannya di seluruh dunia intensif berkoordinasi dengan pihak terkait agar penyebaran virus ini tidak meluas.

Dia menyebutkan, angka kematian di China akibat virus corona sudah menurun 2,1 persen per tanggal 2 Februari.  Sebelumnya, per tanggal 26 Januari 2020 tingkat kematian mencapai 2,6 persen. ''Tentunya hal ini cukup menenangkan bagi kita semua,'' katanya.

Ia mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak panik karena Pemerintah China sudah punya cara mengendalikan virus ini agar tidak meluas. Sejak 23 Januari 2020, Kota Wuhan sudah diisolasi sehingga menekan penyebaran virus.

Lagipula, kata dia, tingkat kematian akibat virus corona jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan  penyakit kanker misalnya.

''Jumlah pasien yang terkonfirmasi terjangkit  di China sebanyak 2.486 jiwa. Kalau di luar Tiongkok 154 pasien dengan kematian 1 jiwa saja,'' katanya.

Saat ini pakar medis di China sudah mengidentifikasi virus 2019-nCoV ini. Pakar kesehatan dunia sedang dalam tahap pengembangan membuat vaksin.

Sebenarnya, kata dia, faktor utama kematian pasien terjangkit corona di China bukanlah semata gara-gara virus, namun dipicu riwayat penyakit pasien masing-masing.

''Jadi virus ini semacam pemicu. Kebanyakan yang meninggal sudah memiliki riwayat penyakit lain seperti jantung dan lain-lain. Karena virus ini baru, jadi semacam pemicu,'' katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho menyebutkan, kunjungan wisatawan China ke Bali menurun sejak tahun 2019.  Artinya tidak semata karena merebaknya virus corona belakangan ini.

Data BPS Provinsi Bali menyebutkan, kunjungan wisman asal China ke Bali menurun sebesar 12,89 persen sepanjang tahun 2019. Pada 2018, kedatangan wisman Tiongkok ke Bali  1.361.512 orang. Tahun 2019 jadi 1.186.057 orang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved