Virus Corona Masih Mengganas, Hong Kong Laporkan Seorang Bocah Terinfeksi Flu Burung
Di tengah maraknya virus corona, Hongkong melaporkan seorang bocah terinfeksi virus flu burung.
TRIBUN-BALI.COM.COM- Virus corona masih terus mengganas di berbagai negara di sejumlah kawasan.
Jumlah korban meninggal maupun korban terinfeksi dilaporkan juga masih menunjukkan angka yang besar.
Di tengah maraknya virus corona asal Wuhan, China yang telah menewaskan 724 orang hingga Sabtu (8/2/2020) hari ini, Hong Kong melaporkan seorang bocah telah terinfeksi virus flu burung.
Diketahui sebelumnya, Hong Kong telah melaporkan setidaknya 26 kasus dan 1 kematian akibat virus corona yang menyebar di negara tersebut.
Kini, seorang bocah berusia tujuh tahun telah terinfeksi flu burung yang menambah daftar korban di Hong Kong.
• 64 Penumpang Kapal Pesiar Positif Virus Corona, 78 Awak Kapal Asal Indonesia Harus Dikarantina
• Per Hari Ini Korban Meninggal Virus Corona Tercatat 724 Orang, Satu Diantaranya Warga AS di Wuhan
• China Kirim Pesawat Carteran ke Bali Jemput 61 Warganya untuk Pulang, Termasuk 12 Anak-anak
Dikutip dari South China Morning Post, Pusat Perlindungan Kesehatan Hong Kong pada Jumat (7/2/2020) mengkonfirmasi bahwa bocah tersebut dinyatakan postif mengidap flu burung.
Flu burung yang diidap oleh bocah tersebut memiliki subtipe yang masih harus ditentukan.
Diketahui, bocah yang tak diketahui namanya tersebut, baru saja mengunjungi kakek dan neneknya di Shenzhen, China.
Pusat Perlindungan Kesehatan Hong Kong mengatakan, bocah itu menderita penyakit yang mendasari dan menderita batuk dan pilek pada hari Selasa, yang berubah menjadi demam pada Rabu.
Ia pun mendapatkan perwatan di bangsal rawat jalan di Klinik Wang Jockey Home Jockey Club dan dipindahkan ke bangsal isolasi Rumah Sakit Kwong Wah di Yau Ma Tei, Hong Kong.
Lalu pada Kamis, bocah tersebut dirawat di bangsal isolasi Rumah Sakit Princess Margaret pada hari Kamis, di mana kondisinya stabil.
Menurut penyelidikan awal, pasien telah mengunjungi rumah kakek dan neneknya yang di mana keluarga tersebut memelihara unggas di rumah mereka.
Bocah tersebut dilaporkan tidak melakukan kontak langsung dengan unggas-unggas itu.
Seorang juru bicara Departemen Kesehatan mengatakan, penyelidikan sedang dilakukan dan staf medis yang relevan di klinik, ambulans, dan rumah sakit, serta setiap pasien yang mungkin terkena, telah ditempatkan di bawah pengawasan medis.
H9 atau flu burung adalah influenza musiman yang diwajibkan oleh hukum untuk dilaporkan kepada otoritas kesehatan kota.
• Dokter Li Wenliang Yang Pertama Peringatkan Virus Corona Meninggal, Rakyat China Marah
• Akibat Virus Corona, Warga China di Italia Diusir Penduduk Lokal, Restoran China Terpuruk
• UPDATE Dampak Virus Corona, 41 WNA Ditolak Masuk Bali, 22 WN China Perpanjang Izin Tinggal Terpaksa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pasien-flu-burung_20170916_163316.jpg)