Wisman Korea Selatan Sumbang Kedatangan Tertinggi ke Bali
Wisman Korea Selatan meningkat 48,60 persen, wisman asal Tiongkok menurun sedalam (-12,89) persen.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Korea Selatan tercatat sebagai negara, dengan peningkatan jumlah wisman paling tinggi selama 2019 dibandingkan tahun 2018, yaitu meningkat 48,60 persen.
Sedangkan wisman asal Tiongkok, tercatat menurun paling dalam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sedalam (-12,89) persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat jumlah wisman Korea Selatan datang hingga 200 ribu lebih melalui bandara.
Pantauan Tribun Bali, dari media sosial banyak artis Korsel yang datang ke Bali termasuk penyanyi.
• Dalami Kasus Tewasnya WN China di Proyek Meikarta, Begini Kesimpulan Sementara Kepolisian
• Lahir Senin Umanis Sungsang, Banyak Rejeki dan Tak Suka Menganggur, Hidup Mewah Saat Umur Ini
• Ramalan Zodiak 10 Februari 2020, Libra Kendalikan Emosimu, Gemini Perlu Ekstra Sabar
Mereka menginap di seputaran Nusa Dua dan sekitarnya.
Kepala BPS Bali, Adi Nugroho, menyebutkan periode Januari-Desember 2019 tercatat sebanyak 6.275.710 kunjungan wisman yang datang langsung ke Bali.
“Ini lebih tinggi dibandingkan periode Januari-Desember 2018 (yoy), yang hanya 6.070.473 orang, atau naik setinggi 3,37 persen,” sebutnya, Minggu (9/2/2020).
Ia berkata, kunjungan wisman selama tahun 2019 ini, didominasi wisman asal Australia (19,78 persen), Tiongkok (18,90 persen), India (5,96 persen), Inggris (4,58 persen), Amerika Serikat (4,41 persen), Jepang (4,11 persen), Korea Selatan (3,40 persen), Perancis (3,30 persen), Jerman (3,14 persen), dan Malaysia (2,95 persen).
Sementara khusus bulan Desember 2019 saja, wisman yang ke Bali sebanyak 552.403 kunjungan.
Dengan wisman yang datang melalui bandara I Gusti Ngurah Rai sebanyak 544.726 kunjungan, dan yang melalui pelabuhan laut sebanyak 7.677 kunjungan.
“Jumlah wisman ke Bali pada Desember 2019, naik 10,94 persen. Dibandingkan November 2019 (mtm),” sebutnya.
Bila dibandingkan bulan Desember 2018 (yoy), jumlah wisman ke Bali tercatat meningkat setinggi 10,74 persen.
Wisman dengan kebangsaan Australia (20,40 persen), Tiongkok (14,66 persen), India (7,20 persen), Amerika Serikat (4,70 persen), dan Singapura (4,58 persen) merupakan lima besar wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada bulan Desember 2019.
Wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada Desember 2019, antara lain wisman kebangsaan Australia (20,04 persen), Tiongkok (14,66 persen), India (7,20 persen), Amerika Serikat (4,70 persen), Singapura (4,58 persen), Inggris (4,31 persen), Malaysia (4,25 persen), Korea Selatan (3,88 persen), Jepang (3,65 persen), dan Rusia (3,49 persen).
“Jumlah kedatangan wisman dari sepuluh negara, dengan wisman terbanyak tercatat seluruhnya mengalami kenaikan dibandingkan November 2019 (mtm). Peningkatan tertinggi tercatat wisman asal Singapura sebesar 64,09 persen, disusul wisman dari Rusia sebesar 31,93 persen. Dibandingkan Desember 2018 (yoy), delapan dari sepuluh besar negara asal wisman tercatat meningkat, dengan peningkatan tertinggi tercatat pada wisman asal Korea Selatan, yang meningkat setinggi 53,34 persen," ucapnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-adi-nugroho.jpg)