Warga Desa Seraya Karangasem Minta Pemerintah Untuk Bangun Jembatan, Ini Alasannya
Warga Desa Seraya meminta Pemerintah Kabupaten Karangasem beserta Provinsi Bali segera bangun jembatan
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Warga di Desa Seraya, Kecamatan Karangasem, Bali meminta Pemerintah Kabupaten beserta Provinsi Bali segera bangun jembatan sekitar jalan yang dilalui luapan air sungai saat hujan deras.
Jalan yang dilalui luapan air sungai sekitar 5 ruas, tersebar di Seraya Timur dan Seraya Tengah.
Di Seraya Timur, jalan yang dilalui luapan air sungai ada 3 ruas.
Pertama Jalan Tukad Linggah hubungkan Banjar Batu Kori ke Tanah Barak, Jalan Tukad Pancoan penghubung Banjar Tukad Buah ke Tiing Jalas, dan Jalan Tukad Bisa menghubungkan Banjar Tukad Tiis Batu Kori.
• Kelompok Wisata Banyuwangi Nilai Pengembangan Pulau Tabuhan Tambah Daya Tarik
• Bayangkan Penyesalan di Usia 80 Tahun, Rahasia Sukses Pendiri Amazon Jeff Bezos
• Pasar Murah Galungan di Lumintang Denpasar, Pedagang yang Berani Mainkan Harga Akan Kena Sanksi Ini
Sisanya di Seraya Tengah.
Perbekel Desa Seraya Timur,Made Pertu mengaku, warga sangat berharap pemerintah segera membangun jembatan sekitar jalan yang dilalui luapan air sungai.
Mengingat saat ini Karangasem sering diguyur hujan cukup deras, dengan intensitas lama.
Imbasnya ke masyarakat sekitar, serta siswa.
Ditambahkan, ratusan siswa dari Seraya Timur terpaksa meliburkan diri karena aliran sungai meluap hingga 30 - 50 cm.
Siswa mengaku takut melintasi luapan sungai karena deras.
"Kalau sudah musim hujan banyak siswa SMA di Seraya Timur yang meliburkan diri,"kata Pertu, Selasa (11/2/2020).
Ia berkata, aktivitas warga juga terhambat lantaran masalah ini.
Warga terpaksa tak berjualan karena luapan sungai ke badan jalan.
Mereka tidak bisa menjual hasil kebun, dan membeli kebutuhan setiap hari.
Kondisi ini sangat rawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/luapan-air-sungai-ke-badan-jalan-di-desa-seraya-tengah.jpg)