Bulan Bahasa, Ajegkan Budaya dan Sastra Bali di Gianyar

Untuk lomba nyurat Aksara Bali tingkat SD diikuti sekitar 300 siswa SD baik negeri maupun swasta se Kab. Gianyar.

Bulan Bahasa, Ajegkan Budaya dan Sastra Bali di Gianyar
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Lomba nyurat aksara Bali tingkat SD se-Gianyar, di Wantilan Pura Samuantiga Desa Bedulu, Blahbatuh Gianyar, Jumat (14/2/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kegiatan Bulan Bahasa Bali 2020 yang diselenggarakan Pemkab Gianyar diisi dengan berbagai lomba.

Bulan Bahasa Bali  dibuka Asisten 1 Setda, I Wayan Suardana, diawali dengan lomba nyurat aksara Bali tingkat SD se-Gianyar, di Wantilan Pura Samuantiga Desa Bedulu, Blahbatuh Gianyar, Jumat (14/2/2020).

Asisten I Gianyar, Wayan Suardana mengatakan, bahasa dan budaya Bali merupakan satu kesatuan yang sangat lekat.

Bali dikenal di manca negara karena akar dan budayanya yang tak lepas dari bahasa, sastra dan aksara Bali.

“Bahasa dan sastra merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga agar tetap ajeg dan lestari,” kata Suardana.

Pria Tertua di Dunia Ungkap Rahasia Panjang Umur Hingga 112 Tahun

Tahun Ini Banyuwangi Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Insentif Guru Ngaji

Beri Semangat Lansia Jaga Kesehatan, Ketua K3S Ny. IA. Selly Mantra Serahkan Kursi Roda

Kadisbud Gianyar, I Ketut Mudana, mengatakan pelaksanaan Bulan Bahasa Bali didasari oleh Peraturan Daerah Bali nomor 1 tahun 2018 dan dipertegas dengan Peraturan Gubernur Bali nomor 80 tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta penyelenggaraan Bulan Bahasa.

Tahun ini menurut Mudana bulan bahasa diisi dengan serangkaian kegiatan lomba seperti lomba Nyurat Aksara Bali tingkat SD se-Kabupaten Gianyar, Lomba Ngetik Aksara Bali di komputer dan Mapidarta Tingkat SMP se-Kab. Gianyar, Lomba Ngrupak Tingkat SMP, Lomba Ngwacen Aksara Bali di lontar yang diikuti oleh perwakilan tiap-tiap kecamatan, Lomba Mesatua Bali yang diikuti oleh PKK dan lomba pidarta bendesa adat yang diikuti oleh masing-masing kecamatan.

Pemkot Denpasar, Perumda dan Perbekel Tanda Tangani Kerja Sama dengan Kejari Denpasar

Pejabat di Korea Utara yang Diduga Terinfeksi Virus Corona Langsung Ditembak Mati, Ini Sebabnya

Dukung Pembangunan Kantor Majelis Desa Adat di Bali, BNI Serahkan Bantuan Dana 2,5 Miliar

Untuk lomba nyurat Aksara Bali tingkat SD diikuti sekitar 300 siswa SD baik negeri maupun swasta se Kab. Gianyar.

Mudana juga menambahkan, terkait bulan bahasa, dalam rangka penguatan lembaga adat di Kabupaten Gianyar dimana  salah satunya adalah mencintai bahasa Bali, kesusastraan Aksara Bali.

Ini mengacu pada undang-undang pemajuan kebudayaan yang ada 4 pilar yaitu pelestarian, pembinaan, pemanfaatan dan pengembangan.

Ditangkap di Bali, Pria Ini Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp 125 Juta Jadi Rp 20 Miliar

Prima Medika Hospital Kunjungi  Rumah Singgah Yayasan Peduli Kanker Anak Bali

Sekarang kita mengacu pada pelestarian, karena selama ini masyarakat khususnya anak-anak dalam bebanjaran agak jarang melaksanakan parikrama berbahasa Bali alus tingkat madya dan agung.

“Bulan bahasa ini kita adakan beberapa lomba, harapannya dengan lomba ini masyarakat di banjar adat masing- masing bisa terinspirasi untuk melakukan kegiatan di masing-masing banjar,” ujar Mudana. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved