Waspada Virus Corona di Bali
Cegah Virus Corona dengan Cuci Tangan! Agar Lebih Mudah, Ikuti Gerakan "Tepungselacipuput"
Cegah Virus Corona dengan Cuci Tangan! Agar Lebih Mudah, Ikuti Gerakan "Tepungselacipuput"
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Irma Budiarti
Cegah Virus Corona dengan Cuci Tangan! Agar Lebih Mudah, Ikuti Gerakan "Tepungselacipuput"
Sosialisasi Kesiapsiagaan Virus Corona,
Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Kesehatan Kota Denpasar sosialisasi kesiapsiagaan menghadapi ancaman virus corona dan ASF (African Swine Fever), di Ruang Pertemuan Sewaka Mahottama GSD Lumintang, Denpasar, Bali, Senin (17/2/2020).
Acara ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Rai Iswara.
Sosialisasi dihadiri beberapa perangkat desa, seperti Camat, Kadis/Lurah, dan Tim Penggerak PKK.
Sebelumnya, beredar pemberitaan ratusan babi mati dalam waktu bersamaan di Bali.
Diduga kematian babi tersebut dikarenakan suspect virus ASF (African Swine Fever).
Berita ini jelas membuat masyarakat, khususnya di Bali gempar.
Apalagi akan menjelang perayaan Galungan dan Kuningan, yang notabene hari tersebut identik dengan memotong babi.
Sementara, ASF (African Swine Fever) sendiri penanganannya dengan cara sanitasi (kebersihan), yang rutin disemprotkan disinfektan setelah mencuci atau membersihkan kandangnya.
Sedangkan, mengenai virus corona, Rai Iswara mengatakan, dampak virus corona ini tidak hanya di kesehatan, namun ini juga merembet ke permasalahan ekonomi dan politik.
WHO sudah mengeluarkan alternatif-alternatif atau SOP untuk menangani virus corona tersebut.
Walaupun kejadiannya di China, tetapi berdampak hingga berbagai negara, termasuk Indonesia.
Hal ini membuat masyarakat menjadi resah dan waswas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-cuci-tangan.jpg)