Jelang Galungan Bupati Suwirta Tinjau Kebersihan Semarapura, Masyarakat Belum Pilah Sampah

Menjelang hari raya Galungan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau kebersihan lingkungan di Semarapura

Jelang Galungan Bupati Suwirta Tinjau Kebersihan Semarapura, Masyarakat Belum Pilah Sampah
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (LHP) Kabupaten Klungkung Anak Agung Kirana meninjau kebersihan lingkungan di Kota Semarapura, Klungkung, Selasa (18/2/2020) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Menjelang hari raya Galungan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (LHP) Kabupaten Klungkung, Anak Agung Kirana meninjau kebersihan lingkungan di Semarapura, Klungkung, Bali, Selasa (18/2/2020).

Dalam pantauannya itu, ia menilai pemilahan sampah organik dan anorganik belum dilaksanakan oleh masyarakat di Semarapura.

Bupati Suwirta berkeliling melihat situasi terkini di lingkungan kota maupun pedesaan agar perayaan hari raya Galungan tidak ada sampah yang menumpuk dipinggiran jalan.

Dirinya berharap perayaan Galungan kali ini di Klungkung benar-benar dalam kondisi bersih, sehingga masyarakat nyaman melakukan persembahyangan.

7 Sumber Makanan yang Tinggi Vitamin D, Baik untuk Kesehatan Tulang Hingga Otot

BPS dan Pemkab Jembrana Gelar Sensus Penduduk hingga 31 Maret Mendatang

MotoGP 2020 Diyakini Bos Dorna Berlangsung Ketat, Level Kompetitif Sangat Tinggi

"Mari jaga kebersihan lingkungan, juga kebersihan hati untuk menyambut kemenangan Dharma melawan Adharma," ujar Bupati Suwirta

Dalam pantaunya, dirinya juga melihat sampah yang ditaruh masyarakat disepanjang jalan masih bercampuran.

Himbauannya ke masyarakat untuk memilah sampah organik dan non organik selama ini belum dilaksanakan oleh masyarakat.

"Saya melihat pedagang buah dipinggiran justru membuang sampahnya kepinggir jalan tanpa ada tong sampah, tanpa basa-basi saya langsung beri peringatan untuk segera menyiapkan tong sampah yang organik dan non organik didepan kiosnya, " ujar Bupati Suwirta dihadapan pedagang buah di Jalan Puputan.

Pihaknya juga menambahkan pantauannya ini juga dalam rangka mempersiapkan inovasi terbarunya yakni Gerakan Bersama Puputan Sampah Plastik (Gema Tansaplas) yang akan dilaksanakan paling lambat bulan Maret mendatang.

Nantinya masyarakat wajib membuang sampah secara terpilah, hari Senin membuang sampah plastik, hari Selasa dan seterusnya membuang sampah organik.

Setelah ini nanti ditetapan semua peraturan dan dendanya.

"Saya mengajak kesadaran dan peran serta seluruh masyarakat Klungkung untuk menjaga kebersihan, membuang sampah tepat waktu. Mari mulai dari sekarang dengan memilah sampah dari rumah serta buang sampah tepat waktu," ajaknya kepada seluruh masyarakat klungkung.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung Kirana mengatakan, petugas kebersihan tetap menjalankan kewajibannya mengambil sampah, walapun dalam kondisi libur hari raya.

"Libur hari raya tidak menjadi kendala dalam mengambil sampah dari pagi hingga sore untuk menjaga kebersihan kota klungkung ini," ujar Kirana (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved